1,8 Juta Warga Tangerang Sudah Ikuti CKG, Layanan Tetap Dimaksimalkan hingga Oktober

Sebanyak 1,8 juta warga Tangerang telah mengikuti CKG. Layanan pemeriksaan gratis tetap dimaksimalkan hingga Oktober mendatang.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kecamatan Pagedangan, Jumat (11/9/2026). Meski telah diikuti sekitar 1,8 juta warga dan melampaui target, Pemkab Tangerang tetap memaksimalkan layanan CKG hingga Oktober mendatang. (Foto: Istimewa)

Tangerang, Semartara.News – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang telah diikuti sekitar 1,8 juta warga. Meski angka tersebut telah melampaui target yang ditetapkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tetap dimaksimalkan hingga Oktober 2026.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, keberlanjutan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan. Dengan layanan yang terus berjalan, masyarakat diharapkan tidak melewatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

“Dari data yang ada, kurang lebih 1,8 juta masyarakat Kabupaten Tangerang sudah mengikuti cek kesehatan gratis. Walaupun target sudah terlampaui, kita akan terus maksimalkan sampai Oktober,” ujar Maesyal Rasyid saat memantau pelaksanaan CKG di Kecamatan Pagedangan, Jumat (11/9/2026).

Menurut Maesyal, pelaksanaan CKG tidak hanya dilakukan di satu lokasi atau fasilitas kesehatan tertentu. Layanan tersebut dikembangkan melalui berbagai titik pelayanan agar masyarakat lebih mudah mengakses pemeriksaan kesehatan.

Selain dilaksanakan di kantor-kantor kecamatan, CKG juga menyasar sekolah-sekolah. Pelaksanaannya turut terintegrasi dengan pelayanan kesehatan di Puskesmas, RSUD, maupun rumah sakit swasta yang menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Maesyal mengatakan, perluasan layanan tersebut penting karena tujuan utama CKG bukan hanya memberikan pemeriksaan secara gratis, tetapi juga mendorong deteksi penyakit sejak dini.

“Ini bagian dari upaya kita untuk mendeteksi penyakit lebih awal. Kalau ditemukan gejala atau indikasi penyakit, masyarakat bisa segera mendapatkan penanganan dan pengobatan,” jelasnya.

Dari pelaksanaan CKG yang telah berjalan, sejumlah keluhan dan penyakit cukup banyak ditemukan di masyarakat. Di antaranya batuk, hipertensi atau tekanan darah tinggi, serta diabetes.

Temuan tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, masyarakat dapat memperoleh edukasi serta penanganan sesuai hasil pemeriksaan.

Dalam pelaksanaan CKG di Kecamatan Pagedangan, layanan pemeriksaan juga dilengkapi dengan rontgen. Pemeriksaan tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi paru-paru sekaligus mendukung deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC).

Maesyal menegaskan, upaya deteksi dini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Pemeriksaan yang dilakukan sejak awal diharapkan dapat membantu menemukan indikasi penyakit sebelum berkembang lebih serius.

“Lebih baik kita mencegah daripada mengobati. Kalau sejak awal ditemukan gejala atau indikasi penyakit paru-paru, bisa segera ditangani dan diberikan pengobatan serta edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan