Tangerang, Semartara.News – Pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara resmi dimulai setelah Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meletakkan batu pertama pembangunan museum tersebut, Jumat (11/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Maesyal mengajak berbagai pihak untuk ikut mendukung pembangunan dan pengembangan Museum Raden Aria Wangsakara. Menurutnya, keberadaan museum tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan masyarakat dan berbagai elemen yang memiliki perhatian terhadap sejarah serta kebudayaan Tangerang.
Ia menyebut, pihak yang dapat terlibat antara lain pemerintah, masyarakat, keluarga besar Raden Aria Wangsakara, budayawan, sejarawan, akademisi, hingga dunia pendidikan.
“Untuk itu, kami mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, keluarga besar Raden Aria Wangsakara, budayawan, sejarawan, akademisi hingga dunia pendidikan, untuk bersama-sama mendukung pembangunan dan pengembangan museum ini,” ujar Maesyal.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak penting agar museum yang dibangun tidak berhenti sebagai sebuah bangunan, tetapi dapat berkembang dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Maesyal mengatakan, Museum Raden Aria Wangsakara nantinya diharapkan dapat menjadi ruang yang memperkenalkan sejarah dan nilai perjuangan tokoh tersebut kepada masyarakat. Karena itu, proses pengembangan museum juga membutuhkan kontribusi berbagai pihak yang memiliki pengetahuan, pengalaman, maupun keterkaitan dengan sejarah Raden Aria Wangsakara.
Ia menegaskan, pembangunan museum merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tangerang untuk memperkuat kebudayaan dan jati diri masyarakat di tengah pembangunan daerah yang terus berjalan.
“Pembangunan museum ini bukan sekadar pembangunan sebuah gedung. Lebih dari itu, museum ini merupakan ikhtiar kita untuk menjaga ingatan sejarah, merawat warisan budaya, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi yang akan datang,” katanya.
Maesyal berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu. Setelah nantinya selesai, museum tersebut diharapkan dapat dikelola dan dikembangkan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Semoga pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara dapat berjalan dengan lancar, selesai tepat waktu, dan nantinya memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Ia juga berharap museum tersebut ke depan dapat menjadi rumah bagi sejarah, ruang pendidikan, sekaligus sumber inspirasi bagi generasi masa depan.
“Mari kita jadikan museum ini sebagai rumah bagi sejarah, ruang bagi pendidikan, dan sumber inspirasi bagi generasi masa depan,” tuturnya. (*)







