Di Tengah Pencarian 8 Orang Hilang, Insan Pers Tangerang Gelar Doa Bersama

Solidaritas insan pers menguat saat lima jurnalis dan tiga awak kapal masih dalam pencarian usai hilang kontak di sekitar Krakatau.
Para peserta doa bersama mengangkat tangan saat memanjatkan doa bagi lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak ketika menjalankan tugas di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Rekan seprofesi berharap seluruh korban segera ditemukan dalam kondisi selamat. (Foto: Istimewa)

Kota Tangsel, Semartara.News – Di tengah proses pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), insan pers di Tangerang menggelar doa bersama. Puluhan jurnalis berkumpul di Islamic Center Baiturrahim, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (11/9/2026), untuk mendoakan keselamatan delapan orang tersebut.

Doa bersama menjadi bentuk solidaritas sesama insan pers sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang hingga kini masih menanti kabar keberadaan para korban.

Sejumlah organisasi jurnalis turut terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pewarta Foto Indonesia (PFI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangsel, dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tangerang.

Keluarga Donal Husni, salah satu jurnalis yang masih dalam pencarian, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan juga hadir dan menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa para jurnalis dan awak kapal.

Pilar mengatakan Pemerintah Kota Tangsel siap memberikan bantuan apabila terdapat kebutuhan yang dapat difasilitasi selama proses pencarian maupun pendampingan terhadap keluarga korban.

“Kami hanya bisa menyampaikan keprihatinan dan tentu mendoakan bersama-sama. Kami juga menawarkan apabila ada hal-hal yang dibutuhkan, insyaallah kami bantu secara maksimal,” kata Pilar.

Menurut Pilar, doa menjadi salah satu bentuk dukungan yang dapat diberikan masyarakat di tengah proses pencarian yang masih berlangsung.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Karena keluarganya menunggu dan menanti. Insyaallah di hari Jumat yang penuh berkah ini, mudah-mudahan Allah SWT mendengar doa kita,” ujarnya.

Ketua Umum PFI Dwi Pambudo mengatakan solidaritas sesama jurnalis terus diberikan selama proses pencarian berlangsung.

Menurutnya, insan pers tidak hanya memantau perkembangan pencarian, tetapi juga berupaya memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Dwi menyebut lima jurnalis yang hilang kontak merupakan rekan seprofesi yang tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk berbagai media.

Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

“Semoga dari sini kita tetap terus berdoa, dan tolong doakan kami juga. Teman-teman pers juga selalu memantau, memberi perkembangan, sampai memberi pendampingan kepada keluarga,” tutur Dwi.

Ketua PWI Kota Tangsel Ahmad Eko Nursanto turut mengajak masyarakat untuk tidak berhenti mendoakan keselamatan para korban.

Ia berharap proses pencarian segera membuahkan hasil dan seluruh jurnalis maupun awak kapal dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

“Mohon bantu doakan kepada teman dan sahabat kita, lima jurnalis dan tiga awak kapal, agar segera ditemukan dan balik ke keluarga dalam kondisi sehat walafiat,” kata Ahmad.

Selain lima jurnalis, tiga awak kapal yang turut hilang kontak dalam peristiwa tersebut yakni Warta bin Fulan, Sukarman bin Fulan, dan Heriyanto bin Fulan.

Doa bersama tersebut menjadi simbol solidaritas insan pers di tengah risiko tugas jurnalistik. Ketika proses pencarian masih berlangsung dan keluarga terus menanti kepastian, doa serta dukungan dari rekan seprofesi dan masyarakat menjadi kekuatan untuk menjaga harapan agar seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. (*)

Tinggalkan Balasan