Beasiswa Tangerang Gemilang Sasar 1.075 Mahasiswa, Bupati Maesyal: Investasi Generasi Penerus

Beasiswa Tangerang Gemilang menyasar 1.075 mahasiswa. Bupati Maesyal menyebut pendidikan sebagai investasi generasi penerus.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan sambutan dalam kegiatan penandatanganan kerja sama Beasiswa Tangerang Gemilang dengan 26 perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk menyiapkan SDM unggul bagi pembangunan daerah. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Program Beasiswa Tangerang Gemilang menyasar 1.075 mahasiswa di Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid usai menyaksikan penandatanganan kerja sama Program Beasiswa Tangerang Gemilang antara Pemkab Tangerang dengan 26 perguruan tinggi di Ballroom Yasmin, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Senin (31/8/2026).

Menurut Maesyal, pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus. Karena itu, dukungan terhadap mahasiswa melalui program beasiswa dinilai memiliki dampak jangka panjang, terutama dalam meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Tangerang.

“Program ini merupakan investasi kita di bidang pendidikan untuk jangka panjang dalam rangka mempersiapkan generasi penerus yang akan membangun Kabupaten Tangerang di masa depan,” ungkap Maesyal.

Ia menjelaskan, dari 1.075 mahasiswa yang mendapatkan dukungan melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang, sebanyak 417 mahasiswa merupakan penerima baru. Kemudian 604 mahasiswa berstatus ongoing atau sedang menjalani pendidikan, sementara 54 mahasiswa lainnya berada pada semester akhir.

Maesyal berharap bantuan pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh penerima. Menurutnya, kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi harus diiringi dengan kesungguhan dalam belajar serta kemauan untuk terus mengembangkan kemampuan.

Ia juga mendorong para penerima beasiswa tidak hanya mengejar kelulusan, tetapi membangun kompetensi dan karakter yang dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja maupun berkontribusi di masyarakat.

“Mudah-mudahan mereka menjadi sarjana, menjadi pemimpin, dan menjadi SDM unggul yang akan mengisi pembangunan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten bahkan Indonesia pada masa yang akan datang,” ujarnya.

Program Beasiswa Tangerang Gemilang sendiri dilaksanakan melalui kerja sama Pemkab Tangerang dengan 26 perguruan tinggi. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan akses pendidikan tinggi dapat dijangkau lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Bagi mahasiswa penerima, dukungan pendidikan tersebut diharapkan dapat mengurangi hambatan ekonomi selama menjalani perkuliahan sehingga mereka dapat lebih fokus menyelesaikan pendidikan dan mengembangkan potensi masing-masing.

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU), Dr. H. Muhamad Qustulani, menilai program beasiswa tersebut memiliki peran penting dalam membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Ia mengatakan perguruan tinggi sebagai mitra pemerintah juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan pembinaan kepada mahasiswa penerima, baik dari sisi akademik maupun karakter.

“Harapan kami, 20 mahasiswa penerima beasiswa yang masuk ke STISNU ini dapat memanfaatkan kesempatan dengan sungguh-sungguh. Mereka harus memiliki semangat belajar, menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan nantinya memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Tangerang,” katanya.

Melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang, Pemkab Tangerang berharap para penerima dapat menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana dan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kompetensi, karakter, serta kepedulian untuk ikut membangun daerah dan Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan