Tangerang, Semartara.News – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor utama dalam mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan penanganan dari pemerintah, tetapi harus dimulai dari kesadaran setiap individu.
Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat mengikuti kegiatan bersih-bersih sampah bersama Kapolresta Tangerang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mahasiswa, Camat Tigaraksa, serta masyarakat di Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Jumat (31/07/2026).
Dalam kesempatan itu, Wabup Intan menyampaikan bahwa berbagai program dan tindakan penanganan sampah tidak akan berjalan optimal apabila tidak diiringi perubahan kebiasaan masyarakat dalam memperlakukan sampah.
Ia menilai masih adanya perilaku membuang sampah sembarangan maupun membakar sampah menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan perlu terus diperkuat melalui edukasi dan kolaborasi bersama.
“Tindakan tegas dari aparat penegak hukum tidak akan ada efeknya kalau pola pikir dan kebiasaan masyarakat yang tidak peduli terhadap sampah dan lingkungannya tidak berubah,” ujar Wabup Intan.
Menurutnya, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, komunitas, hingga generasi muda harus bergerak bersama menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Wabup Intan juga mengajak mahasiswa dan generasi muda untuk menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Ia berharap kalangan muda dapat ikut menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik.
“Saya mohon kepada mahasiswa dan generasi muda yang hadir hari ini juga bisa membantu menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya peduli sampah dan lingkungan,” katanya.
Lebih lanjut, Wabup Intan mengapresiasi kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai unsur tersebut. Menurutnya, kegiatan bersih lingkungan bukan hanya menjadi aksi sesaat, tetapi harus menjadi kebiasaan yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini sangat positif. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bergotong royong membersihkan sampah hari ini. Mohon dengan sangat hilangkan kebiasaan membuang dan membakar sampah sembarangan,” tandasnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat sehingga Kabupaten Tangerang dapat menjadi daerah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. (*)







