Universitas Telkom Kenalkan Kearifan Budaya Indonesia kepada Mahasiswa Prince of Songkhla University

Kolaborasi Universitas Telkom dan Prince of Songkhla University mempererat hubungan akademik sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia.
Ketua Delegasi Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah (kanan), bersama perwakilan Prince of Songkhla University (PSU) Thailand saat menjalin kerja sama akademik melalui program pengabdian kepada masyarakat di Kampus PSU Pattani, Thailand. Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat kemitraan internasional sekaligus mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia. (Foto: Ist)

Pattani, Semartara.News — Universitas Telkom memperkenalkan kearifan budaya Indonesia kepada mahasiswa Prince of Songkhla University (PSU), Thailand, melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama internasional sekaligus memperluas promosi bahasa dan budaya Indonesia di lingkungan akademik.

Ketua Delegasi Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah, mengatakan program tersebut merupakan wujud tanggung jawab akademisi dalam membangun jejaring global sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat internasional.

“Program ini menjadi bagian dari upaya membina hubungan dengan masyarakat internasional sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia. Apalagi di Prince of Songkhla University telah terdapat kajian mengenai bahasa Indonesia dan bahasa Melayu,” ujar Dedi, Kamis (9/7).

Menurut Dedi, kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen Universitas Telkom untuk menjadi perguruan tinggi berkelas dunia yang tidak hanya unggul di Indonesia, tetapi juga mampu memberikan kontribusi di tingkat internasional.

Ia menjelaskan, Universitas Telkom telah menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di sejumlah negara melalui kolaborasi di bidang riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kampus global yang berdampak.

Dekan Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial Prince of Songkhla University, Cherdchai Udomphan, menyambut baik kerja sama dengan Universitas Telkom. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik, riset, pertukaran mahasiswa, dan kegiatan kebudayaan.

“Kami berharap semakin banyak program yang dapat dilaksanakan bersama, mulai dari riset, pertukaran mahasiswa, hingga kegiatan kebudayaan yang semakin mempererat hubungan antara PSU dan Universitas Telkom,” katanya.

Sementara itu, dosen senior Prince of Songkhla University sekaligus mitra Universitas Telkom, Djusmalinar, berharap kehadiran dosen Universitas Telkom dapat meningkatkan minat mahasiswa PSU untuk mempelajari bahasa dan budaya Indonesia, sekaligus memperluas pemahaman mereka terhadap budaya rumpun Melayu.

“Kami berharap mahasiswa semakin tertarik mempelajari bahasa Indonesia dan mengenal budaya Indonesia sebagai pelengkap pembelajaran budaya Melayu yang selama ini telah mereka pelajari,” ujarnya.

Prince of Songkhla University merupakan universitas riset negeri tertua sekaligus salah satu perguruan tinggi paling bergengsi di Thailand Selatan. Berdiri pada 1967, universitas ini memiliki lima kampus yang berlokasi di Hat Yai, Pattani, Phuket, Surat Thani, dan Trang. Melalui kolaborasi ini, Universitas Telkom berharap promosi bahasa dan budaya Indonesia di tingkat internasional semakin berkembang seiring dengan penguatan kerja sama akademik antara kedua perguruan tinggi. (*)

Tinggalkan Balasan