PMI Tangsel Perkuat Layanan Kemanusiaan, Air Bersih Jadi Fokus Penanganan Kekeringan di Keranggan

PMI Tangsel memperkuat layanan kemanusiaan dengan distribusi air bersih bagi warga Keranggan yang terdampak kekeringan hingga Desember.
Ketua PMI Kota Tangerang Selatan Hj. Airin Rachmi Diany bersama jajaran dan warga dalam kegiatan layanan kemanusiaan serta distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Keranggan. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan memperkuat layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Salah satu fokus penanganan dilakukan di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, melalui distribusi air bersih dan air minum kepada warga.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami dampak kekeringan. PMI Tangsel juga menyiapkan distribusi air bersih secara berkelanjutan hingga Desember 2026.

Ketua PMI Kota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany, mengatakan Kelurahan Keranggan menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Kami berharap kegiatan peringatan HUT ke-81 PMI dapat memberikan manfaat untuk masyarakat, terutama masyarakat yang saat ini terdampak kekeringan,” ujar Airin dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).

Menurut Airin, penanganan kebutuhan air bersih menjadi bagian dari peran PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara langsung kepada masyarakat.

Distribusi Air Bersih Disiapkan hingga Desember

Bantuan air bersih yang disalurkan PMI Tangsel tidak berhenti pada satu kali distribusi. PMI berencana melanjutkan pelayanan tersebut selama tiga bulan hingga Desember 2026.

Airin mengatakan keberlanjutan distribusi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Keranggan selama kondisi kekeringan masih berdampak terhadap kebutuhan air bersih.

“Insya Allah kita akan lakukan sampai Desember. Selama tiga bulan kita akan salurkan air bersih di Keranggan dan semoga bisa membantu apa yang menjadi persoalan di lapangan, khususnya masyarakat di Keranggan,” katanya.

Rencana distribusi berkelanjutan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PMI Tangsel dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan di tingkat masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, PMI Tangsel berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar distribusi bantuan dapat berjalan secara efektif dan melengkapi penanganan yang telah dilakukan pemerintah daerah.

PMI Isi Layanan Akhir Pekan

PMI Tangsel mengambil peran dalam distribusi air bersih pada akhir pekan. Pola tersebut dilakukan untuk melengkapi pelayanan yang telah dijalankan Pemerintah Kota Tangerang Selatan pada hari kerja.

Airin menjelaskan, pemerintah daerah melakukan penanganan kekeringan pada Senin hingga Jumat, sedangkan PMI Tangsel membantu memenuhi kebutuhan pelayanan pada Sabtu dan Minggu.

“Kami hanya mengisi dari apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Tangsel dalam penanganan kekeringan dari Senin-Jumat. Sabtu dan Minggunya dari kami, PMI Kota Tangsel,” ujarnya.

Koordinasi antara PMI dan pemerintah daerah dilakukan agar bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan tanpa mengabaikan penanganan yang sudah berjalan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan, Kelurahan Keranggan menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak kekeringan.

Layanan Kemanusiaan PMI Tetap Berjalan

Penanganan kekeringan di Keranggan merupakan salah satu bagian dari layanan kemanusiaan PMI Tangsel sepanjang 2026. Sebelumnya, PMI juga menyalurkan bantuan air bersih dan logistik di sejumlah wilayah, termasuk Cipeucang dan Serpong.

Di luar penanganan kekeringan, PMI Tangsel tetap menjalankan berbagai layanan kemanusiaan lainnya. Layanan tersebut mencakup ambulans gawat darurat, donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta kegiatan sosial di tengah masyarakat.

“Di luar krisis air bersih, PMI Tangsel secara berkesinambungan juga tetap siaga memberikan layanan esensial lainnya seperti ambulans gawat darurat, pelayanan donor darah, dan berbagai aksi kemanusiaan di tingkat akar rumput,” kata Airin.

Distribusi air bersih di Keranggan menjadi salah satu bentuk respons PMI Tangsel terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pelayanan kemanusiaan di wilayah yang terdampak kekeringan. (*)

Tinggalkan Balasan