Piala Bupati Tangerang 2026 Resmi Ditutup, Jadi Ajang Pencarian Bibit Pesepak Bola Muda

Kejuaraan Sepak Bola Piala Bupati Tangerang 2026 berakhir. Sebanyak 1.475 pemain muda dari 59 klub ambil bagian dalam kompetisi.
Penyerahan piala dan trofi kepada tim juara mewarnai penutupan Kejuaraan Sepak Bola Piala Bupati Tangerang KU-13 dan KU-15 Tahun 2026 di Lapangan Sintetis Indomilk Arena, Kelapa Dua. Kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang dapat berprestasi di tingkat regional maupun nasional. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Kejuaraan Sepak Bola Piala Bupati Tangerang Kelompok Usia (KU) 13 dan KU-15 Tahun 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama satu bulan dan menjadi ajang pencarian bibit-bibit pesepak bola muda potensial di Kabupaten Tangerang. Turnamen tersebut ditutup langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Lapangan Sintetis Indomilk Arena, Kelapa Dua, Sabtu (13/6/2026).

Sebanyak 59 klub turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, terdiri atas 30 klub pada kategori KU-13 dan 29 klub pada kategori KU-15. Total sebanyak 1.475 pemain muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang berpartisipasi dalam turnamen yang menjadi bagian dari program pembinaan sepak bola usia dini tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi tingginya antusiasme peserta serta dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan kompetisi. Menurutnya, turnamen usia muda memiliki peran strategis dalam mencetak regenerasi atlet sepak bola daerah.

“Alhamdulillah peserta tahun ini sangat banyak. KU-13 diikuti 30 tim dan KU-15 sebanyak 29 tim. Ini harus terus dipertahankan dan insyaallah akan kita gelar setiap tahun agar kita dapat mengetahui bibit-bibit terbaik anak-anak Kabupaten Tangerang yang selama ini berlatih dan mempersiapkan diri di 29 kecamatan,” ujar Maesyal.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, melalui penyediaan fasilitas olahraga serta penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan dan berjenjang.

Menurutnya, kompetisi kelompok usia menjadi jalur penting dalam pembinaan atlet muda untuk menembus level yang lebih tinggi hingga menjadi pemain profesional.

“Ini merupakan upaya regenerasi pemain sepak bola. Dari kompetisi KU-13 dan KU-15 ini, ke depan mereka bisa naik ke Persita U-16, U-18, U-20 hingga menjadi pemain Persita senior bahkan pemain nasional. Yang penting pembinaan terus berjalan, kompetisi terus berlangsung, dan dukungan orang tua tetap diberikan,” katanya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada para juara yang berhasil meraih prestasi dalam turnamen tersebut. Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi yang terbaik, ia meminta agar tetap optimistis dan terus meningkatkan kemampuan.

“Kepada yang menjadi juara saya ucapkan selamat. Bagi yang belum mendapatkan kesempatan, jangan pernah lelah dan jangan pernah putus asa. Kalian masih muda dan memiliki banyak kesempatan untuk meraih prestasi di masa depan,” pesannya.

Piala Bupati Tangerang 2026 diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghadirkan kompetisi sehat, tetapi juga melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda yang mampu berprestasi dan memperkuat masa depan sepak bola Kabupaten Tangerang. (*)

Tinggalkan Balasan