Piala Bupati Tangerang 2026 Jadi Ajang Regenerasi Pecatur Muda, Diikuti 310 Peserta

Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang 2026 menjadi ajang pembinaan atlet menuju Kejurprov Catur Banten Agustus 2026.
Para pecatur muda tampak fokus dan serius mengikuti pertandingan dalam Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Minggu (19/7/2026). (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang 2026 menjadi ajang regenerasi pecatur muda di Kabupaten Tangerang dengan melibatkan 310 peserta dari berbagai kelompok usia. Turnamen yang digelar Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERCASI Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Minggu (19/7/2026), juga menjadi wadah menjaring atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Banten.

Kejuaraan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang mewakili Bupati Tangerang. Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Soma mengatakan penyelenggaraan turnamen bertepatan dengan momentum Hari Catur Internasional yang diperingati setiap 20 Juli.

“Kejuaraan catur ini merupakan sebuah kejuaraan yang sangat membanggakan karena bertepatan dengan momentum Hari Catur Internasional. Tentunya ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus memajukan olahraga catur di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia mengapresiasi Pengkab PERCASI Kabupaten Tangerang, KONI Kabupaten Tangerang, para sponsor, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan.

Menurut Soma, kejuaraan catur tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet untuk meningkatkan kemampuan, mengasah strategi, memperkuat mental bertanding, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa turnamen tersebut memiliki peran penting dalam proses regenerasi atlet catur di Kabupaten Tangerang. Melalui kompetisi yang berjenjang, bibit-bibit pecatur berbakat diharapkan dapat terus berkembang dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

“Kejuaraan seperti ini juga menjadi ajang pencarian bibit-bibit potensial yang nantinya dapat dibina secara berjenjang dan berkelanjutan,” katanya.

Salah seorang peserta dari Saung Pinang 99 Tigaraksa, Usep, mengaku antusias mengikuti turnamen tersebut. Menurutnya, banyaknya peserta dengan kualitas permainan yang beragam menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

“Kejuaraan ini sangat bagus karena pesertanya banyak dan kualitas lawannya juga beragam. Kami jadi bisa mengukur kemampuan sendiri, belajar dari pecatur lain, sekaligus menambah pengalaman bertanding. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus rutin digelar agar pembinaan atlet catur di Kabupaten Tangerang semakin berkembang,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Kejuaraan, H. Sudin Wahyudin, mengatakan tingginya jumlah peserta mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga catur yang terus meningkat.

Ia menjelaskan, dari total 310 peserta yang mengikuti kejuaraan, sebanyak 173 merupakan pelajar. Selain memperebutkan hadiah uang pembinaan senilai Rp17 juta dan piala, para juara di setiap kategori akan mewakili Kabupaten Tangerang pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Banten yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.

Sementara itu, Ketua Pengkab PERCASI Kabupaten Tangerang, Hendra, menilai tingginya partisipasi peserta menjadi bukti semakin berkembangnya olahraga catur di Kabupaten Tangerang. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga dalam meningkatkan kualitas permainan.

“Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang menjadi atlet yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan