Tangerang, Semartara.News – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan masyarakat Kabupaten Tangerang melalui kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal yang digelar di Masjid Sholeh Al Balusyi, Kecamatan Sindang Jaya, Minggu (19/7/2026). Kegiatan yang telah berlangsung selama 10 tahun ini menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan santunan anak yatim dan khitanan massal secara berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan sosial semacam ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada penerima, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat rasa kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian antarsesama.
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat dan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah melaksanakan santunan anak yatim sekaligus khitanan massal. Ini merupakan kegiatan yang sangat mulia dan patut terus dipertahankan,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia mengatakan, semangat berbagi yang ditunjukkan masyarakat dalam kegiatan tersebut merupakan nilai yang perlu terus dijaga dan diwariskan. Terlebih, anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitarnya.
Bupati Tangerang juga memberikan apresiasi kepada H. Mus Mulyadi atas kepeduliannya terhadap masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.
“Terima kasih kepada Pak Haji Mus Mulyadi yang memberikan perhatian luar biasa kepada warganya. Semoga kepedulian seperti ini menjadi teladan bagi kita semua,” katanya.
Maesyal berharap kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat pada masa mendatang. Ia optimistis semangat berbagi di Kabupaten Tangerang akan semakin tumbuh apabila masyarakat terus bergotong royong membantu sesama.
“Mudah-mudahan agenda ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Jangan pernah berhenti berbuat kebaikan kepada masyarakat. Jangan pernah lelah memberikan perhatian kepada anak-anak yatim yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang dan bantuan dari kita semua,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya kepedulian sosial dengan menyisihkan sebagian rezeki yang dimiliki guna membantu mereka yang membutuhkan.
“Semoga seluruh masyarakat senantiasa diberikan rezeki yang halal dan berkah oleh Allah SWT sehingga dapat terus membantu serta memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Melalui santunan anak yatim dan khitanan massal, Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan bahwa semangat berbagi dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang peduli, inklusif, dan sejahtera.
“Siapa pun yang membutuhkan, baik anak yatim maupun masyarakat kurang mampu, mari kita bantu bersama,” pungkasnya. (*)







