Cirebon, Semartara.News — Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan seluruh siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Cirebon akan mendapatkan pendampingan secara menyeluruh guna membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan berakhlak mulia.
Bupati Cirebon, Imron, mengatakan pendampingan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak penerima manfaat program Sekolah Rakyat.
“Anak-anak akan dibimbing, dididik dengan kasih sayang, serta didampingi dengan penuh tanggung jawab agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan berakhlak mulia,” kata Imron, dilansir Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
“Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem,” ujarnya.
Imron menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.
“Program ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang berkualitas,” tuturnya.
Ia berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan mewujudkan cita-citanya.
“Kami ingin Sekolah Rakyat menjadi tempat tumbuhnya generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, mandiri, dan mampu mewujudkan cita-citanya,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI, Suratna Kuswanti, mengatakan Sekolah Rakyat merupakan mandat langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai langkah strategis negara dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui sektor pendidikan.
“Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bagian dari mandat langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta langkah strategis negara dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi,” ujar Suratna.
Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan layanan pendidikan, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun harapan dan menyiapkan generasi yang tangguh, mandiri, serta berdaya saing.
“Karena ini bukan sekadar membangun sekolah, tetapi membangun harapan. Sekolah Rakyat bukan hanya tentang hari ini, melainkan tentang masa depan. Ini adalah ruang untuk memperkuat kapasitas diri dan menyiapkan generasi yang tangguh, mandiri, serta berdaya saing,” pungkasnya. (Hijar/Red)







