LPTQ Kabupaten Tangerang Optimistis Pertahankan Dominasi Juara Umum pada MTQ Banten 2026

LPTQ Kabupaten Tangerang optimistis mempertahankan gelar juara umum kelima berturut-turut pada MTQ Provinsi Banten 2026.
Prosesi pelepasan Kafilah Kabupaten Tangerang menuju MTQ ke-23 Tingkat Provinsi Banten ditandai dengan penyerahan bendera kafilah. LPTQ Kabupaten Tangerang optimistis mampu mempertahankan gelar juara umum untuk kelima kalinya secara berturut-turut setelah menjalani pembinaan intensif. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tangerang optimistis mampu mempertahankan gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-23 Tingkat Provinsi Banten. Keyakinan tersebut didasarkan pada proses pembinaan yang telah dijalani para peserta selama beberapa bulan terakhir.

Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan seluruh peserta telah mengikuti enam kali tahapan pembinaan dan pemantapan sebagai bekal menghadapi MTQ ke-23 Provinsi Banten yang akan digelar pada 6–10 Juli 2026 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Menurut Soma, pembinaan dilakukan secara terstruktur untuk meningkatkan kemampuan para peserta di seluruh cabang lomba sekaligus memperkuat kesiapan mental saat bertanding.

“Pembinaan ini untuk meningkatkan kualitas peserta MTQ serta mempertahankan prestasi terbaik sebagai juara umum. Kami siap meraih prestasi juara umum yang kelima kalinya secara berturut-turut pada MTQ ke-23 ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Tangerang mengirimkan 157 anggota kafilah yang terdiri atas 66 peserta, masing-masing 33 putra dan 33 putri, 35 pimpinan dan penanggung jawab kafilah, serta 56 pembina, official, panitia, dan pendamping.

Seluruh peserta akan mengikuti seluruh cabang yang dipertandingkan pada MTQ tingkat Provinsi Banten.

Soma juga mengingatkan para peserta agar tidak menyia-nyiakan seluruh proses pembinaan yang telah dilalui. Menurutnya, keberhasilan di arena MTQ berawal dari kesiapan, kedisiplinan, dan mental juara yang terus dibangun sejak masa pelatihan.

“Untuk adikku para peserta, sekali lagi tanamkan mentalitas juara kita. Karena menjadi seorang juara bermula dari sini, sekali lagi kita tekadkan dan niatkan saat ini untuk menjadi juara,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan dukungannya kepada seluruh kafilah yang akan mewakili daerah pada MTQ Provinsi Banten. Ia meminta peserta tampil percaya diri serta menjaga kondisi fisik maupun spiritual selama mengikuti perlombaan.

“Nanti tampil lepas jangan grogi, harus percaya diri, penuh dengan senyuman. Jaga kesehatan dan jangan melupakan salat serta memanjatkan doa. Upaya sudah maksimal, persiapan sudah matang, proses tidak akan menghianati hasil,” ujar Maesyal.

Ia berharap seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mempertahankan tradisi prestasi Kabupaten Tangerang pada ajang MTQ tingkat provinsi.

Selain mengejar prestasi, Maesyal menekankan bahwa para kafilah juga memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan di tengah masyarakat melalui pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dan semangat syiar Islam.

“Yang kita kejar bukan hanya predikat kita yang terbaik, tapi bagaimana kita bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, bagaimana kita bisa menjadi teladan dan menginspirasi banyak orang dengan syiar Islam yang terus kita dikumandangkan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan