Tangerang, Semartara.News — Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang terus memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS dengan mendorong pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Langkah tersebut dibahas dalam audiensi dan koordinasi yang digelar bersama Puskesmas Kedaung Barat pada Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Puskesmas Kedaung Barat itu dihadiri Pengelola Program KPA Kabupaten Tangerang Eko Darmawan, S.T., Kepala Puskesmas Kedaung Barat dr. Salwah beserta jajaran, perwakilan Yayasan Bina Muda Gemilang (YBMG) Bambang Sumantri, serta perwakilan WPA Pisangan Jaya.
Pembentukan WPA menjadi salah satu strategi untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Melalui wadah tersebut, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam edukasi, penyebarluasan informasi, serta berbagai kegiatan pencegahan HIV/AIDS hingga ke tingkat lingkungan dan satuan pendidikan.
Dalam sambutannya, dr. Salwah menyatakan dukungannya terhadap pembentukan WPA di Kecamatan Sepatan Timur. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan masyarakat memerlukan kolaborasi yang kuat antara fasilitas kesehatan dan masyarakat.
Sementara itu, Eko Darmawan menegaskan bahwa tantangan penanggulangan HIV/AIDS tidak dapat diatasi oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Keberadaan WPA sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pencapaian target penanggulangan HIV/AIDS. WPA diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi yang memperkuat sinergi antara pemerintah, fasilitas layanan kesehatan, komunitas, dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta penanggulangan HIV/AIDS secara berkelanjutan,” ujarnya.
Selain membahas pembentukan WPA, audiensi tersebut juga membicarakan penguatan kapasitas kader serta strategi kolaborasi lintas sektor yang melibatkan unsur pemerintah, tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya.
Melalui keberadaan WPA, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pencegahan HIV/AIDS, berani mengakses layanan kesehatan sejak dini, serta turut mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHIV).
KPA Kabupaten Tangerang berharap pembentukan WPA di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Barat dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat jejaring penanggulangan HIV/AIDS yang melibatkan masyarakat, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, dan para pemangku kepentingan lainnya. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, inklusif, dan bebas stigma. (*)







