Tangerang, Semartara.News – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur memperkuat sinergi dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS melalui kegiatan Lokakarya Mini Triwulanan (Loktri) Puskesmas Kedaung Barat Tahun 2026. Kolaborasi tersebut ditandai dengan pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) Kecamatan Sepatan Timur sebagai penggerak pencegahan dan edukasi HIV/AIDS di tingkat masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sepatan Timur, Senin (6/7/2026), itu dihadiri Camat Sepatan Timur, Ketua MUI Sepatan Timur, Danramil Sepatan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sepatan Timur, Ketua Kwarran Sepatan Timur, para kepala desa se-Kecamatan Sepatan Timur, TP PKK, tokoh masyarakat, serta unsur lintas sektor lainnya.
Lokakarya Mini Triwulanan menjadi forum koordinasi untuk mengevaluasi pelaksanaan program kesehatan sekaligus menyusun strategi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Sepatan Timur.
Sejumlah program prioritas menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut, di antaranya evaluasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), koordinasi Program Tuberkulosis (TB), Program HIV, Program Kesehatan Indera, serta Program Gizi dan percepatan penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Barat.
Program HIV menjadi salah satu agenda utama dalam forum tersebut. Melalui koordinasi lintas sektor, KPA Kabupaten Tangerang bersama pemerintah kecamatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan berbagai elemen masyarakat berkomitmen memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, pendampingan Orang dengan HIV (ODHIV), serta mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV.
Sebagai bentuk komitmen bersama, Camat Sepatan Timur membentuk Warga Peduli AIDS (WPA) Kecamatan Sepatan Timur. Kehadiran WPA diharapkan menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam mendukung edukasi, pencegahan, dan pendampingan bagi masyarakat terkait HIV/AIDS.
Susunan kepengurusan WPA Kecamatan Sepatan Timur terdiri atas Camat Sepatan Timur sebagai Pembina, Zakky Akhmad Zakariya, sebagai Ketua, Adam Abdul Hafidz sebagai Sekretaris, Meisuri Tridayanti sebagai Bendahara, serta Dio Prasetio Adhi, dan Suryadi sebagai anggota.
Camat Sepatan Timur, Miftah Shuritho, mengatakan keberhasilan program kesehatan tidak dapat dicapai oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, rekomendasi yang dihasilkan dalam Loktri diharapkan dapat diimplementasikan secara optimal hingga tingkat desa.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara KPA Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur, fasilitas kesehatan, dan masyarakat, upaya penanggulangan HIV/AIDS diharapkan semakin efektif. Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta mewujudkan masyarakat Kecamatan Sepatan Timur yang sehat, produktif, dan sejahtera. (*)







