Kebakaran Ruko Material di Jalan Siliwangi Pamulang Hanguskan Lantai Dua, Ini Penyebabnya

Kebakaran menghanguskan lantai dua ruko material di Tangsel. Satu babi peliharaan mati terjebak, diduga akibat korsleting listrik.
Kondisi ruko material di Jalan Siliwangi Raya, Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan, setelah kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik. Sekitar 50 persen area lantai dua mengalami kerusakan akibat kobaran api. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News – Kebakaran menghanguskan sekitar 50 persen lantai dua sebuah ruko material di Jalan Siliwangi Raya, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (6/7/2026). Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik yang terjadi di lantai atas bangunan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri atau Adam, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 10.07 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB dengan waktu respons sekitar tujuh menit.

“Yang terbakar adalah ruko material dua lantai. Api hanya membakar sekitar 50 persen area lantai dua,” kata Adam.

Menurutnya, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam sehingga tidak merambat ke lantai satu maupun bangunan di sekitarnya.

“Api diduga berasal dari korsleting listrik dan berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam. Kebakaran hanya menghanguskan lantai dua, sedangkan lantai satu tidak terdampak,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seekor babi peliharaan milik pemilik ruko ditemukan mati setelah terjebak di lantai dua saat kebakaran berlangsung.

“Saya sudah memastikan kepada komandan regu di lapangan. Memang ada satu ekor babi peliharaan yang berada di lantai dua dan tidak sempat diselamatkan. Sementara pemilik ruko berada di lantai bawah saat kejadian,” jelas Adam.

Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Kota Tangerang Selatan mengerahkan enam unit armada dan 25 personel. Setelah proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan, api berhasil dipastikan padam sepenuhnya dalam waktu sekitar satu jam.

“Alhamdulillah api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya. Enam unit armada dan 25 personel kami kerahkan untuk menangani kebakaran ini,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan