Kota Tangerang, Semartara.News – Ajang Tangerang Open Speed Marathon Wali Kota Cup 2026 diproyeksikan tidak hanya menjadi panggung kompetisi bagi para atlet sepatu roda, tetapi juga menjadi daya tarik baru bagi masyarakat melalui konsep sportainment yang memadukan olahraga dengan hiburan.
Kejuaraan yang akan berlangsung pada 24-26 Juli 2026 tersebut ditargetkan diikuti sekitar 500 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan jumlah peserta yang besar dan persaingan di berbagai nomor lomba, event ini diperkirakan akan menarik perhatian masyarakat untuk menyaksikan langsung jalannya pertandingan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan kehadiran berbagai event olahraga menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga sekaligus menciptakan tontonan yang edukatif dan menghibur.
“Kejuaraan ini bukan hanya menjadi wadah bagi atlet untuk berprestasi, tetapi juga dapat menjadi sarana hiburan yang positif bagi masyarakat. Kami berharap antusiasme warga semakin tinggi untuk mendukung dan menyaksikan olahraga sepatu roda,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, olahraga saat ini tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi semata, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat yang mampu menghadirkan pengalaman menarik bagi peserta maupun penonton.
Ketua Perserosi Kota Tangerang, Turidi Susanto, menuturkan bahwa kejuaraan tahun ini akan mempertandingkan delapan nomor lomba, mulai dari drag race 100 meter dan 200 meter, sprint 1.000 meter dan 2.000 meter, marathon 21 kilometer, team time trial 5.000 meter, hingga kategori pemula pada nomor sprint 100 meter dan 200 meter.
Ia menilai beragamnya nomor yang dipertandingkan akan menghadirkan persaingan yang kompetitif sekaligus menarik untuk disaksikan masyarakat.
“Peserta yang akan hadir tidak hanya berasal dari Banten dan Jabodetabek, tetapi juga dari berbagai daerah lain di Indonesia, bahkan luar Pulau Jawa. Karena itu, kami optimistis kejuaraan ini akan berlangsung meriah dan mendapat perhatian luas dari masyarakat,” katanya.
Selain menjadi ajang hiburan olahraga, kejuaraan tersebut juga diharapkan dapat memperluas popularitas cabang olahraga sepatu roda, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengenal dan menyaksikan olahraga ini secara langsung, minat untuk menekuni sepatu roda sebagai olahraga prestasi diyakini akan semakin meningkat.
Melalui penyelenggaraan Tangerang Open Speed Marathon Wali Kota Cup 2026, Kota Tangerang terus memperkuat ekosistem olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mampu menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat melalui konsep sportainment yang semakin berkembang. (*)







