Tangerang, Semartara.News – Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak hanya mengejar tingginya cakupan pemeriksaan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), tetapi juga memperkuat upaya deteksi dini penyakit paru-paru, khususnya Tuberkulosis (TBC). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan potensi penyakit dapat ditemukan lebih awal dan segera mendapatkan penanganan.
Penguatan screening tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan CKG yang kini telah mencapai sekitar 1,7 juta pemeriksaan atau 100,7 persen dari target 1,6 juta masyarakat di Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, pemeriksaan paru-paru menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan CKG. Menurutnya, deteksi dini penting dilakukan agar masyarakat yang terindikasi memiliki penyakit TBC dapat segera memperoleh pengobatan.
“Sekarang sudah ada 80 orang yang terdaftar untuk pemeriksaan paru-paru. Ini berkat Pak Gubernur, kita semua sosialisasi bahwa ditemukannya misalkan ada pengidap atau penyakit TBC, itu lebih baik kita untuk segera mengobatinya,” jelas Maesyal saat mendampingi Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan CKG di Gedung Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/9/2026).
Menurut Maesyal, capaian pemeriksaan yang telah melampaui target menjadi momentum untuk semakin memperkuat aspek deteksi penyakit. Sebab, CKG tidak hanya berorientasi pada jumlah masyarakat yang diperiksa, tetapi juga bagaimana hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi penanganan kesehatan lebih lanjut.
Screening TBC Terintegrasi dengan CKG
Pelaksanaan screening TBC di Kabupaten Tangerang dilakukan secara terintegrasi dengan program CKG. Pola tersebut memungkinkan pemeriksaan kesehatan umum sekaligus diarahkan untuk menemukan masyarakat yang memiliki indikasi penyakit paru-paru.
Sejumlah Puskesmas di Kabupaten Tangerang juga telah menjalankan tracing TB yang terintegrasi dengan CKG. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan melakukan pelacakan kontak erat pasien TBC, screening gejala batuk, hingga pengambilan sampel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penguatan screening juga dilakukan melalui layanan pemeriksaan paru-paru menggunakan dukungan fasilitas kesehatan. RSUD Pakuhaji, misalnya, mengembangkan layanan Rontgen Portabel Keliling untuk menjangkau masyarakat di berbagai lokasi sebagai bagian dari upaya deteksi dini penyakit paru, termasuk TBC.
Langkah tersebut membuat proses pemeriksaan dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat. Warga yang memiliki keterbatasan akses maupun waktu untuk mendatangi fasilitas kesehatan tetap memiliki kesempatan memperoleh pemeriksaan.
Deteksi Dini Jadi Kunci Penanganan
Maesyal menekankan pentingnya menemukan penyakit sedini mungkin. Menurutnya, ketika seseorang diketahui mengidap TBC, penanganan dapat segera dilakukan sehingga risiko penyakit berkembang maupun menular kepada orang lain dapat ditekan.
Karena itu, masyarakat didorong tidak mengabaikan keluhan kesehatan, terutama gejala yang berkaitan dengan gangguan pernapasan. Pemeriksaan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih pasti.
Dalam pelaksanaan CKG, warga mendapatkan sejumlah pemeriksaan dasar, seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, konsultasi keluhan kesehatan hingga pemeriksaan paru-paru. Hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk menentukan apakah seseorang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan lanjutan.
Program tersebut juga memperluas kesempatan masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus menunggu penyakit menimbulkan keluhan yang lebih berat.
CKG Jadi Pintu Masuk Pemeriksaan Lebih Lanjut
Gubernur Banten Andra Soni sebelumnya mengapresiasi capaian CKG Kabupaten Tangerang yang telah melampaui target. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan mulai tumbuhnya kesadaran warga untuk memeriksakan kesehatan secara rutin.
Di tingkat Provinsi Banten, sekitar 6,6 juta dari total 12,9 juta warga telah mengikuti CKG. Capaian tersebut menunjukkan respons masyarakat terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus membuka peluang lebih besar untuk melakukan deteksi dini berbagai penyakit.
Bagi Kabupaten Tangerang, capaian 1,7 juta pemeriksaan menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas pelayanan. Salah satunya melalui screening penyakit paru-paru dan TBC yang terus didorong di berbagai wilayah.
Dengan mengintegrasikan pemeriksaan kesehatan umum dan deteksi TBC, Pemkab Tangerang berupaya menjadikan CKG bukan sekadar program pemeriksaan gratis, tetapi juga sarana menemukan potensi penyakit lebih awal sehingga masyarakat dapat segera memperoleh penanganan yang dibutuhkan. (*)







