Latihan Gabungan PMR Kabupaten Tangerang, 253 Peserta Uji Kemampuan Pertolongan Pertama

PMI Kabupaten Tangerang menggelar Latgab dan Lomba PMR 2026 di SMK Gyokai, diikuti 253 peserta dengan SMPN 4 Solear sebagai juara.
Kegiatan Latgab dan Lomba PMR Tingkat Madya Kabupaten Tangerang 2026 mempertemukan 253 peserta dari sejumlah unit PMR di Kabupaten Tangerang dalam rangka meningkatkan keterampilan kepalangmerahan dan kerja sama tim. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Sebanyak 253 peserta mengikuti Latihan Gabungan dan Lomba Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Madya Kabupaten Tangerang Tahun 2026 untuk menguji kemampuan pertolongan pertama dan keterampilan kepalangmerahan. Kegiatan yang digelar PMI Kabupaten Tangerang tersebut berlangsung di SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Sabtu (19/9/2026).

Para peserta berasal dari sejumlah unit PMR tingkat Madya di Kecamatan Solear, Cisoka, Cikupa, dan Cisauk. Mereka tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga mendapatkan ruang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kerja sama tim, serta kesiapsiagaan dalam kegiatan kepalangmerahan.

Kegiatan yang diselenggarakan melalui bidang Pembinaan PMR PMI Kabupaten Tangerang tersebut memadukan latihan bersama dengan kompetisi. Dua materi utama yang diperlombakan yakni Pertolongan Pertama dan Cipta Tandu Campuran.

Melalui materi Pertolongan Pertama, peserta diuji dalam menerapkan keterampilan penanganan awal sesuai ketentuan perlombaan. Sementara dalam Cipta Tandu Campuran, kemampuan peserta dalam membangun kerja sama tim dan melakukan proses pertolongan melalui pembuatan tandu turut menjadi bagian dari penilaian.

Fasilitator PMR PMI Kabupaten Tangerang bertugas memberikan pendampingan sekaligus menjadi juri. Penilaian dilakukan berdasarkan ketentuan serta aspek keterampilan yang telah ditetapkan dalam masing-masing perlombaan.

Dari hasil perlombaan, SMP Negeri 4 Solear berhasil meraih Piala Juara Umum Latihan Gabungan dan Lomba PMR Tingkat Madya Kabupaten Tangerang Tahun 2026.

SMK Gyokai Indonesia Kompeten Jadi Tuan Rumah

Kepala SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Kurtubi, SE., MM, mengapresiasi kepercayaan PMI Kabupaten Tangerang yang menjadikan sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Menurut Kurtubi, kegiatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi sekolah karena merupakan agenda pertama yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan PMI Kabupaten Tangerang.

“Terima kasih PMI Kabupaten Tangerang sudah memberikan kesempatan kepada SMK Gyokai Indonesia Kompeten melaksanakan kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan di sini,” ujar Kurtubi.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal bagi terjalinnya berbagai bentuk kolaborasi antara SMK Gyokai Indonesia Kompeten dan PMI Kabupaten Tangerang.

PMI Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Kepala Divisi SDM, PMR dan Organisasi PMI Kabupaten Tangerang, Jaenudin, menyampaikan apresiasi kepada SMK Gyokai Indonesia Kompeten yang telah mendukung pelaksanaan Latihan Gabungan dan Lomba PMR.

“Terima kasih banyak untuk SMK Gyokai Indonesia Kompeten yang dengan penuh antusias mau melaksanakan kegiatan Latgab dan Lomba PMR ini. Ini merupakan kegiatan pembuka yang melibatkan pihak Gyokai Indonesia Kompeten,” kata Jaenudin.

Jaenudin berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara PMI Kabupaten Tangerang dan SMK Gyokai Indonesia Kompeten.

“Ke depannya kami berharap dapat dilaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat kolaboratif antara SMK Gyokai Indonesia Kompeten dengan PMI Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Peluang kerja sama juga terbuka melalui LPK Gyokai Indonesia Kompeten, terutama untuk membantu anggota PMR tingkat Wira yang telah menyelesaikan pendidikan dan ingin memasuki dunia kerja.

“Ke depannya semoga terjalin kerja sama antara LPK Gyokai Indonesia Kompeten dengan PMI Kabupaten Tangerang dalam upaya membantu lulusan PMR tingkat Wira yang ingin bekerja. Mereka nantinya dapat mendaftar di LPK Gyokai Indonesia Kompeten melalui PMI Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Menurut Jaenudin, pembinaan PMR tidak hanya diarahkan pada penguasaan keterampilan kepalangmerahan selama berada di sekolah. Pengembangan kapasitas anggota juga diharapkan dapat memberikan manfaat setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

Latihan Gabungan dan Lomba PMR tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah keterampilan pertolongan pertama sekaligus memperkuat kerja sama antarsatuan PMR di Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi lebih luas antara PMI, satuan pendidikan, dan mitra pelatihan dalam pengembangan kapasitas generasi muda. (*)

Tinggalkan Balasan