Kota Tangsel, Semartara.News — Sebanyak 105 mitra pengemudi Grab mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah melalui program Berangkat Umrah (Berkah) 2026. Program tersebut tidak hanya memberikan apresiasi kepada mitra pengemudi secara umum, tetapi juga membuka kesempatan bagi mitra perempuan dan perwakilan mitra penyandang disabilitas.
Kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya Grab Indonesia menghadirkan apresiasi yang lebih inklusif kepada para mitra pengemudi yang selama ini berkontribusi dalam mendukung layanan perusahaan di berbagai daerah.
Chief Executive Officer (CEO) Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan apresiasi kepada mitra tidak selalu harus diberikan dalam bentuk materi. Menurutnya, membantu mewujudkan keinginan untuk beribadah ke Tanah Suci merupakan salah satu bentuk penghargaan yang memiliki makna khusus.
“Kami percaya apresiasi tidak selalu hadir dalam bentuk angka. Ada kalanya yang paling berarti adalah ketika kita ikut membuka jalan menuju sesuatu yang sudah lama diharapkan,” kata Neneng dalam sambutannya di kawasan Neo Airport Hotel, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Neneng, pelaksanaan Program Berkah 2026 juga menjadi momentum untuk memberikan kesempatan yang lebih inklusif. Para penerima manfaat tidak hanya berasal dari satu kelompok mitra, tetapi turut mencakup mitra pengemudi perempuan dan perwakilan mitra penyandang disabilitas.
Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa kesempatan memperoleh apresiasi melalui program perusahaan dapat diberikan kepada mitra dengan latar belakang yang beragam.
Program pemberangkatan mitra untuk umrah sendiri bukan kali pertama dilakukan Grab. Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan pada 2019, sebelum sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 dan kembali dilanjutkan setelah kondisi memungkinkan.
Untuk mendukung kelancaran ibadah para mitra, Grab menyiapkan pendampingan dari mutawi berpengalaman melalui mitra perjalanan resmi. Berbagai persiapan keberangkatan juga dilakukan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Neneng turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, atas dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan program tersebut.
Ia juga berpesan kepada para mitra yang akan berangkat agar memanfaatkan kesempatan berada di Tanah Suci untuk mendoakan keluarga, orang-orang tercinta, serta menyampaikan berbagai harapan dalam doa.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf mengapresiasi langkah Grab yang memberikan kesempatan kepada para mitra pengemudi untuk menjalankan ibadah umrah.
Menurut Irfan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap para mitra yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjalankan layanan Grab.
“Saya datang hanya untuk mengapresiasi perusahaan ini yang memberangkatkan mitra-mitranya berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah,” kata Irfan.
Irfan berharap kesempatan serupa dapat terus diberikan kepada lebih banyak mitra pengemudi pada masa mendatang.
“Saya berharap tentu ini adalah langkah awal dan bukan langkah pertama dan terakhir. Hari ini 105 orang diberangkatkan, mungkin dua bulan lagi lebih dari ini,” ujarnya.
Selain mendoakan keluarga, Irfan juga mengajak para mitra yang berangkat ke Tanah Suci untuk turut mendoakan Indonesia agar menjadi bangsa yang semakin kuat dan berkembang.
“Selain mendoakan keluarganya, juga ikut mendoakan bangsanya supaya bisa menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang semakin berkembang,” pungkasnya. (*)







