Bus Sekolah Tangsel Makin Diminati, Dishub Pastikan Armada Layak Jalan Sebelum Beroperasi

Dishub Tangsel memastikan seluruh armada bus sekolah layak jalan menjelang tahun ajaran baru di tengah lonjakan jumlah penumpang.
Dishub Tangsel mengumpulkan seluruh awak bus sekolah untuk memastikan kesiapan layanan menjelang tahun ajaran baru. Selain evaluasi operasional, seluruh armada juga dipastikan dalam kondisi bersih, layak jalan, dan aman sebelum kembali melayani para pelajar. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News – Minat masyarakat terhadap layanan bus sekolah gratis milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meningkat. Menyambut dimulainya tahun ajaran baru, Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel memastikan seluruh armada dalam kondisi layak jalan sebelum kembali melayani ribuan pelajar.

Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan seluruh bus sekolah akan menjalani pemeriksaan menyeluruh guna memastikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelayakan operasional terpenuhi.

“Kami akan memastikan seluruh armada bersih, layak jalan, dan aman. Setelah itu kami juga akan turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi kepada peserta didik baru mengenai layanan bus sekolah,” kata Ayep usai kegiatan evaluasi awak bus sekolah di Kantor Dishub Tangsel, Serpong, Rabu (1/7/2026).

Pemeriksaan meliputi kondisi mesin, sistem pengereman, ban, perangkat keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), hingga kebersihan armada. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh kendaraan siap beroperasi secara optimal sejak hari pertama masuk sekolah.

Selain memastikan kesiapan armada, Dishub juga akan melakukan penyesuaian pada sejumlah titik penjemputan mengikuti perubahan domisili siswa. Meski demikian, jalur utama bus sekolah tetap dipertahankan agar pelayanan berjalan efektif.

“Nanti mungkin ada sedikit penyesuaian, misalnya bus masuk sedikit ke lokasi penjemputan yang baru. Tujuannya agar anak-anak lebih mudah mengakses bus sekolah,” jelasnya.

Saat ini, layanan bus sekolah Tangsel melayani 10 rute, termasuk tiga armada yang dikhususkan bagi anak berkebutuhan khusus, terdiri atas dua unit bus dan satu mobil Elf.

Ayep mengungkapkan, hampir seluruh rute kini mengalami kelebihan kapasitas penumpang. Bahkan, pada sejumlah trayek, satu armada harus melakukan perjalanan hingga dua sampai tiga kali dalam satu waktu keberangkatan untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat.

Peningkatan jumlah pengguna pun menunjukkan tren yang signifikan. Hingga pertengahan 2025, jumlah penumpang bus sekolah mencapai sekitar 98 ribu orang atau melonjak 131 persen dibandingkan sepanjang 2024 yang tercatat sekitar 46 ribu penumpang.

Menurut Ayep, lonjakan tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan bus sekolah gratis yang disediakan pemerintah. Peningkatan itu juga merupakan hasil evaluasi layanan secara berkala, sosialisasi ke sekolah-sekolah, serta komitmen Dishub dalam menjaga kualitas pelayanan.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Dishub berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi kesiapan armada maupun sumber daya manusia, agar bus sekolah tetap menjadi moda transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan oleh para pelajar di Kota Tangerang Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan