Kota Tangerang, Semartara.News — Semangat generasi muda mewarnai Kirab Merah Putih di Kota Tangerang menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Ribuan pemuda dari berbagai daerah di Provinsi Banten ambil bagian dalam kirab yang berlangsung dari Stadion Benteng Reborn menuju Taman Elektrik, Kota Tangerang, Minggu (16/8/2026).
Keterlibatan pemuda lintas daerah menjadi salah satu sorotan dalam kegiatan yang mengusung tema “Bersatu dalam Kemerdekaan, Melangkah Menuju Indonesia Maju” tersebut. Kirab tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkuat jejaring, menumbuhkan rasa kebangsaan, dan menunjukkan kontribusi positif bagi daerah.
Ketua Umum BISON (Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional) Indonesia Ginka Febriyanti Ginting mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan anak muda dari berbagai wilayah di Provinsi Banten. Menurutnya, kehadiran dan dukungan pemerintah di tengah generasi muda dapat menjadi dorongan untuk terus berkarya.
“Dalam kegiatan kirab hari ini, kami melibatkan anak muda se-Provinsi Banten. Kehadiran pemerintah di tengah-tengah kami, anak muda, memberikan semangat dan mendorong anak muda untuk tetap berkarya, khususnya di Provinsi Banten,” tutur Ginka.
Menurut Ginka, keterlibatan pemuda dalam kegiatan kebangsaan juga penting untuk membangun rasa percaya diri sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda memiliki ruang untuk mengambil bagian dalam pembangunan.
Kirab tersebut turut menjadi momentum untuk mempertemukan pemuda dengan berbagai latar belakang. Mereka bersama-sama mengarak bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dari Stadion Benteng Reborn menuju Taman Elektrik.
Kebersamaan itu menjadi gambaran bahwa semangat menuju Indonesia maju tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi generasi muda. Dengan kreativitas, gagasan, dan karya, pemuda dapat mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, semangat perjuangan generasi muda pada masa kini perlu diwujudkan dalam bentuk yang sesuai dengan perkembangan zaman. Jika generasi terdahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan mengangkat senjata, generasi saat ini memiliki tantangan untuk menjaga persatuan dan mengisinya dengan karya.
“Dulu anak-anak muda berjuang mengangkat senjata. Sekarang bagaimana kita terus merekatkan dan meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta mengisi kemerdekaan dengan semangat untuk terus berjuang dan berkarya,” ujar Sachrudin.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi antusiasme pemuda yang mengikuti Kirab Merah Putih. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan adanya semangat optimisme dalam memperingati kemerdekaan sekaligus mengajak masyarakat mengisinya dengan kegiatan yang positif.
Andra juga mengapresiasi Deklarasi Sikap Kebangsaan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Menurutnya, deklarasi tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen untuk menjaga nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara yang telah menginisiasi kegiatan ini. Dari lima isi deklarasi tersebut, itu adalah sesuatu hal yang positif, yang menunjukkan semangat optimisme. Semangat kemerdekaan kita bisa diisi dengan hal-hal positif,” ungkap Andra.
Kehadiran pemuda dari berbagai daerah di Banten dalam Kirab Merah Putih memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang kolaborasi lintas wilayah dan generasi. Semangat tersebut menjadi modal penting untuk mendorong anak muda agar tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi ikut mengambil peran di dalamnya.
Melalui Kirab Merah Putih, generasi muda Banten membawa pesan bahwa semangat Indonesia maju perlu dibangun bersama. Persatuan, kreativitas, dan keberanian untuk terus berkarya menjadi bagian dari cara generasi muda mengisi kemerdekaan di masa kini. (*)







