Bank Kerta Tangerang Perkuat Budaya Menabung Pelajar Lewat Program Tabungan SiWajar

Bank Kerta Tangerang membangun budaya menabung pelajar melalui Program Tabungan SiWajar untuk memperkuat literasi keuangan sejak dini.
Perwakilan Bank Kerta Tangerang menyampaikan materi pada kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang digelar bersama OJK Banten, TPAKD Kabupaten Tangerang, dan Dinas Pendidikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya menabung sejak dini di kalangan pelajar melalui Program Tabungan SiWajar. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) atau Bank Kerta Tangerang terus mendorong tumbuhnya budaya menabung di kalangan pelajar melalui Program Tabungan Simpanan Wajib Belajar (SiWajar). Program tersebut menjadi salah satu upaya membentuk kebiasaan mengelola keuangan sejak dini sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Tangerang.

Komitmen tersebut diperkuat melalui kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang diselenggarakan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Banten, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tangerang, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang pada 27 Juni 2026. Kegiatan mengusung tema “Menciptakan Budaya Menabung Sejak Dini Melalui Tabungan SiWajar” dan diikuti kepala sekolah, wali kelas, serta bendahara sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.

Kepala Bagian Operasional Bank Kerta Tangerang, Abdul Ghani, mengatakan Program Tabungan SiWajar tidak hanya bertujuan menghimpun dana tabungan pelajar, tetapi juga membangun kebiasaan finansial yang baik sejak usia sekolah.

Menurutnya, hasil program tersebut mulai terlihat dari meningkatnya jumlah tabungan yang berhasil dihimpun. Hingga Mei 2026, realisasi Tabungan SiWajar mencapai Rp23,4 miliar atau tumbuh 44,23 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Saat ini, sebanyak 619 sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Tangerang juga telah bekerja sama dengan Bank Kerta Tangerang dalam pelaksanaan program tersebut.

“Keberhasilan akselerasi Program Tabungan SiWajar tidak terlepas dari dukungan penuh pemerintah daerah, OJK, TPAKD, Dinas Pendidikan, serta seluruh pihak sekolah yang aktif mengajak peserta didik untuk mulai menabung sejak dini,” ujar Abdul Ghani.

Ia berharap semakin banyak pelajar di Kabupaten Tangerang yang membuka rekening dan membiasakan diri menabung secara rutin melalui Program Tabungan SiWajar pada tahun ajaran mendatang.

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang, Drs. H. Syaifullah, MM., menilai pembiasaan menabung sejak usia dini merupakan investasi penting dalam membentuk generasi yang mandiri secara finansial.

“Pembekalan edukasi keuangan sejak dini merupakan fondasi penting untuk menciptakan generasi yang mandiri secara finansial. Sinergi antara pemerintah, BUMD, dan satuan pendidikan harus terus diperkuat agar memberikan dampak yang berkelanjutan,” kata Syaifullah. (*)

Tinggalkan Balasan