Pemkot Cirebon dan Korem 063/SGJ Resmikan Jembatan Armco di Pekiringan

Pemkot Cirebon dan Korem 063/SGJ meresmikan Jembatan Armco di Pekiringan untuk meningkatkan akses warga dan memperkuat konektivitas wilayah.
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati bersama Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap dan unsur Forkopimda berfoto usai meresmikan Jembatan Armco Tahap II di Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Jumat (3/7/2026). Jembatan tersebut dibangun melalui Program Bakti TNI AD untuk meningkatkan aksesibilitas warga, memperkuat konektivitas wilayah, serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. (Foto: Ist)

Cirebon, Semartara.News – Pemerintah Kota Cirebon bersama Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) meresmikan Jembatan Armco yang melintasi Sungai Sijarak di Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Jumat (3/7/2026). Kehadiran jembatan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Pembangunan Jembatan Armco menjadi solusi atas kebutuhan warga akan akses penyeberangan yang lebih aman, cepat, dan nyaman. Proyek ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI, Pemerintah Kota Cirebon, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Peresmian dihadiri Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, serta tokoh masyarakat setempat.

Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari Program Bakti TNI AD yang berangkat dari kebutuhan masyarakat di lapangan. Usulan pembangunan bermula dari laporan warga yang dihimpun Babinsa, kemudian diteruskan hingga ke tingkat pusat untuk melalui proses kajian teknis.

“Jembatan ini merupakan tahap kedua dengan menggunakan konstruksi Armco. Semua diawali dari pendataan kebutuhan di lapangan hingga akhirnya ditetapkan jenis jembatan yang paling sesuai,” ujarnya.

Hista menjelaskan, proses pembangunan hanya berlangsung sekitar satu bulan dengan melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong. Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor penting agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara optimal.

“Yang terpenting, jembatan ini harus dijaga dan dirawat bersama agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati mengapresiasi jajaran Korem 063/Sunan Gunung Jati dan Kodim 0614/Kota Cirebon atas kontribusinya melalui Program Bakti TNI. Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa percepatan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

“Pembangunan melalui Program Bakti TNI menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi menjadi kunci agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan serta lingkungan di sekitarnya, termasuk tidak membuang sampah ke Sungai Sijarak agar aliran air tetap lancar dan usia layanan jembatan lebih panjang.

“Jembatan ini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Mari kita rawat bersama. Kebiasaan membuang sampah ke sungai harus dihentikan agar aliran tetap lancar dan jembatan tetap awet,” tegasnya.

Dengan diresmikannya Jembatan Armco di Kelurahan Pekiringan, Pemerintah Kota Cirebon berharap aksesibilitas warga semakin meningkat, aktivitas ekonomi semakin lancar, serta konektivitas antarwilayah di Kota Cirebon terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. (Hijar/Red)

Tinggalkan Balasan