Berita  

Dari Riset ke Rak Buku, UMN Luncurkan Enam Karya Akademisi Akhir September 2026

UMN segera meluncurkan enam buku karya akademisi pada September 2026, membahas komunikasi, bahasa, teknologi digital hingga media baru.
Enam buku karya akademisi dan penulis di lingkungan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) akan diluncurkan dalam kegiatan Peluncuran Buku dan Diskusi Penulisan pada 30 September 2026. Acara tersebut juga membahas perjalanan karya dari pengembangan gagasan dan riset hingga penyusunan manuskrip serta penerbitan. (Foto: Istimewa)

Tangerang, Semartara.News — Dari hasil riset dan pergulatan intelektual di lingkungan kampus, enam karya akademisi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) akan dibawa ke ruang publik melalui peluncuran buku pada akhir September 2026. Enam buku tersebut mengangkat beragam tema, mulai dari komunikasi politik, penelitian komunikasi, bahasa, teknologi digital, manajemen kesehatan hingga semiotika media baru.

Peluncuran enam buku itu akan berlangsung dalam kegiatan Peluncuran Buku dan Diskusi Penulisan: From the Manuscript to the Bookshelf yang digelar Divisi Riset, Inovasi, dan Keberlanjutan (RIS) UMN pada Rabu, 30 September 2026, pukul 08.30–12.00 WIB di Borneo D20.

Enam karya yang diluncurkan menunjukkan luasnya spektrum kajian akademik yang dikembangkan di lingkungan UMN. Karya-karya tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong hasil penelitian dan gagasan akademik agar tidak berhenti sebagai manuskrip, tetapi dapat diakses dan dimanfaatkan pembaca yang lebih luas.

Adapun keenam buku tersebut yakni “Narasi Historis dan Mitologis dalam Arus Arsitektur Komunikasi Politik”, “Tinjauan Literatur dalam Penelitian Komunikasi”, “Sunggi Bahasa”, “Human Capital Rumah Sakit Berkelanjutan”, “Membaca Zaman melalui Komunikasi”, serta “Semiotika Media Baru: Menemukan Makna di Era Digital”.

Tak hanya memperkenalkan karya baru, kegiatan tersebut juga menghadirkan diskusi mengenai proses kreatif dan akademik di balik lahirnya sebuah buku. Melalui tema From the Manuscript to the Bookshelf, peserta akan diajak melihat perjalanan karya sejak gagasan awal, proses riset, penyusunan manuskrip hingga penerbitan.

Diskusi ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan sivitas akademika yang ingin mengembangkan hasil penelitian maupun gagasan akademik menjadi karya yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Tema tersebut sekaligus menegaskan pentingnya proses transformasi pengetahuan dari ruang akademik menuju ruang publik. Penelitian dan gagasan yang semula berada dalam lingkungan kampus dapat dikembangkan menjadi buku yang bisa dibaca, dikaji, dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Bagi mahasiswa UMN, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga memberikan 1 poin SKKM Penalaran, sesuai informasi dalam materi undangan acara.

Melalui peluncuran enam buku ini, UMN tidak hanya memperkenalkan karya akademik, tetapi juga membuka ruang dialog mengenai penulisan, riset, dan publikasi sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat pengetahuan bagi masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan