Kota Tangerang, Semartara.News – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan melalui penyaluran dana zakat untuk membantu korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Melalui program asnaf riqab, BAZNAS Kota Tangerang memberikan bantuan biaya pembebasan bagi AM, warga Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, yang sebelumnya menjadi korban eksploitasi kerja setelah terjebak dalam perusahaan ilegal di Kamboja.
Ketua BAZNAS Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban yang mengalami kesulitan dan membutuhkan dukungan agar dapat kembali ke Tanah Air serta berkumpul dengan keluarga.
“Bantuan asnaf riqab ini kami berikan sebagai bentuk rasa kemanusiaan. Korban yang bersangkutan sekarang sudah kembali ke Tanah Air dan telah berkumpul dengan keluarganya setelah sebelumnya mengalami kondisi sulit saat bekerja di Kamboja,” ujar Aslie, Kamis (23/7/2026).
Aslie menjelaskan, AM bersama adiknya sebelumnya tergiur tawaran pekerjaan di luar negeri. Namun, setelah tiba di Kamboja, keduanya justru terjebak bekerja di perusahaan ilegal bidang marketplace yang menerapkan tekanan serta hukuman kerja berat selama lebih dari satu bulan.
Setelah lokasi kerja tersebut digerebek aparat kepolisian Kamboja, korban berhasil diselamatkan melalui pendampingan KBRI. Dalam proses pemulangannya, BAZNAS Kota Tangerang turut hadir memberikan dukungan melalui bantuan dana asnaf riqab.
Menurut Aslie, program asnaf riqab memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi terbelenggu atau membutuhkan pembebasan, termasuk korban perdagangan manusia yang mengalami eksploitasi.
“Ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban dan keluarga,” katanya.
Kepulangan AM menjadi momen haru setelah ia tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan disambut langsung oleh sang ibu bersama Tim BAZNAS Kota Tangerang.
Lebih lanjut, BAZNAS Kota Tangerang mencatat bahwa bantuan serupa telah dilakukan sebanyak dua kali dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, lembaga tersebut juga membantu pemulangan warga Kecamatan Batuceper yang menjadi korban TPPO di Kamboja menjelang Hari Raya Idulfitri.
BAZNAS Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan, termasuk memberikan pendampingan bagi warga yang menjadi korban eksploitasi dan membutuhkan dukungan untuk kembali mendapatkan kehidupan yang lebih baik. (*)







