Band Asal Sumedang SALTERYP Lepas Single Kedua Berjudul “Terbelenggu”

SALTERYP rilis single kedua “Terbelenggu”, potret kelam pergulatan batin dan usaha bangkit dari keterpurukan hidup.
Band rock alternatif asal Sumedang, SALTERYP, resmi merilis single kedua berjudul “Terbelenggu” pada 8 Mei 2026. Karya ini menggambarkan pergulatan batin, rasa hampa, dan usaha keluar dari tekanan hidup, sekaligus menegaskan arah musikal mereka yang semakin matang dalam ranah alternative rock modern. (Foto: Ist)

Sumedang, Semartara.News — Band rock alternatif asal Sumedang, SALTERYP, kembali meramaikan skena musik independen dengan merilis single kedua mereka yang berjudul “Terbelenggu” pada 8 Mei 2026. Lagu ini menjadi kelanjutan perjalanan musikal SALTERYP setelah debut perdana mereka yang dirilis pada Februari 2026 lalu.

Melalui “Terbelenggu”, SALTERYP menghadirkan lagu bernuansa emosional yang mengangkat tema tentang fase kelam kehidupan seseorang. Liriknya berbicara mengenai rasa hampa, kebingungan menentukan arah hidup, hingga usaha mencari pelarian yang justru berujung pada penyesalan dan tekanan batin.

Penulisan lirik dilakukan oleh bassist SALTERYP, Nanda Insan atau yang akrab disapa Akrom. Ia mencoba menuangkan pergulatan emosional seseorang yang terjebak dalam kondisi destruktif dan terus berusaha keluar dari situasi yang membelenggu dirinya.

Karakter emosional lagu diperkuat lewat instrumen yang agresif dan aransemen yang lebih dinamis dibanding karya sebelumnya. SALTERYP juga menambahkan beberapa elemen instrumen untuk memperkaya warna musik sekaligus mempertegas identitas mereka di jalur modern alternative rock.

Dalam proses produksinya, “Terbelenggu” digarap secara mandiri dengan waktu pengerjaan yang relatif cepat. Meski demikian, mereka tetap menjaga kualitas aransemen dan nuansa emosional agar pesan lagu dapat tersampaikan secara maksimal kepada pendengar.

Untuk sektor produksi, lagu ini diproduseri oleh Agung Nuryana Mubarok yang juga menangani mixing dan mastering bersama dr. alialfakir. Sementara artwork single dikerjakan oleh Syahdan Aliansyah.

Berikut penggalan lirik dari “Terbelenggu”:

“Kucoba untuk berlari darinya
Mencari cara tuk melepaskannya
Namun langkahku tak tentu arah
Dan ku lelah tapi ku trus melangkah…”

Lewat single ini, SALTERYP mencoba menghadirkan refleksi tentang keterpurukan sekaligus kesadaran untuk bangkit dari fase gelap kehidupan. Lagu tersebut juga menjadi penegasan karakter musik mereka yang memadukan energi rock alternatif modern dengan lirik yang personal dan emosional.

Credit

Judul: “Terbelenggu”

Artist: SALTERYP

Genre: Rock Alternatif

Tanggal Rilis: 8 Mei 2026

Penulis Lagu: Nanda Insan

Produser: Agung Nuryana Mubarok

Mixing & Mastering: Agung Nuryana Mubarok, dr. alialfakir

Artwork: Syahdan Aliansyah

Label/Distribusi: Salteryp Records

Aransemen: Nanda Insan, Agung Nuryana Mubarok, Syahrul Saragih

SALTERYP sendiri berawal dari band bernama Narfa yang dibentuk pada 2020 oleh Arul, Fauzan, dan Akrom di Sumedang. Setelah sempat vakum karena kesibukan masing-masing personel, mereka kembali bangkit dengan formasi baru yang lebih matang.

Kini, SALTERYP diperkuat oleh Arul sebagai vokalis, Fauzan pada drum, Akrom di bass, Agung Akbar sebagai gitar pertama, dan Agung Mubarok sebagai gitar kedua. Mereka membawa warna musik modern rock alternatif yang dipadukan dengan elemen elektronik serta harmonisasi dua gitar.

Setiap personel memiliki pengaruh musik yang berbeda, mulai dari Britpop, Alternative Rock, Metal, Hardcore, Grunge, Shoegaze, hingga Pop Punk. Perbedaan referensi tersebut menjadi bagian dari proses terbentuknya karakter musik SALTERYP yang dinamis dan emosional hingga saat ini. (*)

Tinggalkan Balasan