Kota Tangsel, Semartara.News — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan opsi intervensi pasar melalui program pasar murah guna mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah tersebut disiapkan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi kenaikan harga yang signifikan di pasar tradisional.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga dan distribusi kebutuhan pokok di lapangan. Menurutnya, intervensi pasar akan dilakukan apabila ditemukan gejolak harga yang dinilai membebani masyarakat.
“Apakah dengan intervensi misalkan pasar murah atau program-program lainnya. Tapi sejauh ini yang didapatkan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan terkait distribusi barang dan harga masih bisa terkendali,” ujar Pilar, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, momentum menjelang Idul Adha menjadi periode yang perlu diwaspadai karena permintaan masyarakat terhadap sejumlah kebutuhan pokok biasanya mengalami peningkatan. Kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga apabila tidak diimbangi dengan distribusi barang yang lancar.
Karena itu, Pemkot Tangsel bersama dinas terkait dan jajaran kewilayahan terus melakukan pemantauan secara berkala di sejumlah pasar tradisional. Pengawasan dilakukan untuk memastikan stok pangan tetap aman dan harga kebutuhan pokok tidak mengalami lonjakan yang tidak wajar.
Selain menyiapkan opsi pasar murah, pemerintah daerah juga rutin menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan distribusi bahan pangan berjalan normal.
“Ya, kita sudah beberapa kali juga melakukan sidak dinas terkait ke beberapa pasar tradisional khususnya. Dan sampai hari H nanti kita terus pantau,” katanya.
Pilar memastikan hingga saat ini kondisi pasokan pangan di wilayah Tangsel masih aman dan terkendali. Berdasarkan hasil pemantauan, stok bahan pokok masih mencukupi dan permintaan masyarakat belum mengalami lonjakan signifikan.
“Pangan sampai saat ini insya Allah masih aman, dalam kondisi aman. Kita cek ke pasar-pasar, stok masih terkendali dan demand-nya juga masih terkendali,” pungkasnya. (*)







