Cirebon, Semartara.News – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) membantu Yayasan Al Qalam mendistribusikan kotak kencleng sedekah ke sejumlah tempat usaha di Kota dan Kabupaten Cirebon.
Distribusi tersebut dilakukan pada Sabtu (12/9/2026) sebagai bagian dari program fundraising Yayasan Al Qalam untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan sedekah sekaligus mendukung program sosial dan pendidikan keagamaan yang dikelola yayasan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PPL menyalurkan kotak kencleng ke sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Mereka sebelumnya juga terlibat dalam sejumlah kegiatan pendukung, mulai dari komunikasi dengan donatur, pengisian laporan, hingga pembua materi publikasi.
Keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman praktis mengenai pengelolaan lembaga sosial, khususnya proses fundraising yang membutuhkan komunikasi, administrasi, publikasi, serta kerja sama dengan berbagai pihak.
Perwakilan Tim Yayasan Al Qalam, Salman, mengatakan program kencleng sedekah dibuat untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menyalurkan sedekah.
Menurutnya, masyarakat dapat bersedekah secara langsung melalui kotak kencleng maupun menggunakan pembayaran digital melalui QRIS.
“Tentu bisa memudahkan masyarakat untuk menunaikan sedekahnya. Selain memasukkan langsung uang ke kotak, kita juga bisa scan QRIS. Tidak ada minimal dalam program kencleng sedekah ini,” ujar Salman, Kamis (17/9/2026).
Salman mengatakan dana yang dihimpun melalui program tersebut akan mendukung sejumlah kegiatan sosial dan pendidikan yang dijalankan Yayasan Al Qalam.
“Beberapa program kami yaitu santunan anak yatim, paket gizi, wakaf atau sedekah Al-Qur’an, Saung Tahfidz Qur’an (STQ), dan wakaf untuk pondok BAIQ. Kita berharap dengan program kencleng sedekah ini bisa menyukseskan program-program lainnya,” tuturnya.
Sejumlah tempat usaha yang menjadi lokasi penempatan kotak kencleng antara lain Sambal Dadak Aminoto di Kemantren, Kecamatan Sumber; Apotek Sahabat Sehat di Perbutulan, Kecamatan Weru; Bolu Sunyaragi dan Bakmi Jawa di Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan; Ayam Panggang Wicaksono di Kesambi; serta Percetakan Anda di Karyamulya, Kecamatan Kesambi.
Penempatan kotak kencleng di tempat-tempat usaha tersebut menjadi salah satu cara yayasan mendekatkan akses sedekah kepada masyarakat. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung berbagai program, di antaranya sedekah Al-Qur’an, Saung Tahfidz Qur’an, wakaf pondok pesantren, paket gizi, santunan anak yatim, serta kebutuhan operasional yayasan.
Bagi mahasiswa PPL, keterlibatan dalam program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas lapangan. Mereka juga memperoleh pengalaman mengenai bagaimana sebuah lembaga sosial membangun komunikasi dengan donatur, mengelola administrasi fundraising, serta menjaga keberlanjutan program sosial.
Perwakilan mahasiswa PPL, Abil, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pembelajaran mengenai pentingnya kepedulian sosial dan kolaborasi dalam menjalankan program kemasyarakatan.
“Menurut kami, kegiatan distribusi kencleng sedekah ini tidak hanya berkaitan dengan sedekah, tetapi juga menjadi pembelajaran tentang kepedulian sosial dan kerja sama dalam menjalankan program yayasan,” ujar Abil, Kamis (17/9/2026).
Melalui keterlibatan mahasiswa PPL, program kencleng sedekah Yayasan Al Qalam diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan berbagai program sosial dan pendidikan keagamaan yang dikelola yayasan. (Hijar/Red)







