Kota Tangsel, Semartara.News — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menuntaskan target program perbaikan 329 Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga mendorong terciptanya hunian yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, program bedah rumah merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih layak.
“Yang kita lakukan bukan hanya memperbaiki rumah, tetapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman. Ke depan tentu kita berharap jumlah penerima manfaat dapat terus meningkat,” ujar Benyamin dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).
Menurut Benyamin, keberadaan hunian yang layak memiliki keterkaitan dengan kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, pemerintah tidak hanya mengejar penyelesaian target pembangunan, tetapi juga memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
“Yang kita prioritaskan adalah masyarakat yang memang membutuhkan, sehingga bantuan ini bisa tepat sasaran dan memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup warga,” katanya.
Tak Sekadar Memperbaiki Bangunan
Program perbaikan RUTLH menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mengatasi persoalan hunian tidak layak. Melalui program tersebut, rumah warga yang memenuhi kriteria penerima diperbaiki agar memiliki kondisi yang lebih memadai untuk ditempati.
Program ini diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), masyarakat miskin, serta penyandang disabilitas yang tidak produktif. Pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Wali Kota tentang Pedoman Pelaksanaan Perbaikan RUTLH.
Setiap rumah penerima memperoleh bantuan senilai Rp75 juta. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk bahan bangunan serta jasa atau tenaga kerja, bukan berupa uang tunai.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kota Tangerang Selatan Aries Kurniawan memastikan seluruh target program tahun ini telah terealisasi.
“Target bedah rumah tahun 2026 sebanyak 329 unit dan Alhamdulillah sudah terealisasikan seluruhnya,” ujar Aries.
Mendorong Hunian Lebih Layak
Sebanyak 329 unit rumah yang diperbaiki tersebar di tujuh kecamatan di Kota Tangsel. Kecamatan Pondok Aren mendapat alokasi 77 unit, disusul Serpong 56 unit, Ciputat 49 unit, Pamulang 40 unit, Serpong Utara 38 unit, Ciputat Timur 37 unit, dan Setu 32 unit.
Penyelesaian seluruh target tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang lebih layak. Perbaikan rumah diharapkan tidak hanya mengubah kondisi bangunan, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.
Dengan rampungnya 329 unit RUTLH, Pemkot Tangsel juga membuka peluang agar intervensi serupa dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya. Penambahan penerima manfaat diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang masih membutuhkan perbaikan hunian.
Program bedah rumah pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga tentang upaya menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang mendukung kehidupan masyarakat secara lebih sehat, aman, dan layak. (*)







