Pemkab Tangerang Salurkan Kursi Roda, Kaki Palsu, dan Bantuan Usaha untuk Penyandang Disabilitas

Pemkab Tangerang memberikan bantuan dan dukungan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas melalui kegiatan NGEMAS di Kosambi.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melihat layanan BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan NGEMAS yang menghadirkan berbagai bentuk dukungan bagi penyandang disabilitas. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Pemerintah Kabupaten Tangerang menyalurkan berbagai bantuan kepada penyandang disabilitas, mulai dari kursi roda, kaki palsu, bantuan usaha hingga jaminan sosial dalam kegiatan Ngariung Bareng Maesyal (NGEMAS) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kosambi, Jumat (7/8/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong kemandirian penyandang disabilitas.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang hadir didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Kosambi, Camat Teluknaga, Camat Pakuhaji, serta para kepala desa. Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga berdialog langsung dengan para penyandang disabilitas untuk menyerap berbagai aspirasi.

“Alhamdulillah hari ini saya didampingi para kepala dinas, kepala badan, Camat Teluknaga, Camat Kosambi, Camat Pakuhaji, serta para kepala desa untuk bersilaturahmi dengan penyandang disabilitas. Kami hadir untuk mendengarkan apa yang mereka sampaikan,” ujar Maesyal.

Menurutnya, kegiatan NGEMAS kali ini memiliki konsep yang berbeda karena secara khusus menghadirkan forum dialog bersama penyandang disabilitas. Sebelumnya, program tersebut lebih banyak menyasar kelompok tani, nelayan, dan pelaku UMKM.

Maesyal menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada penyandang disabilitas. Mereka memiliki hak yang sama sebagai warga masyarakat dan harus mendapatkan pelayanan tanpa diskriminasi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tangerang menyerahkan berbagai bantuan kepada penyandang disabilitas dari Kecamatan Kosambi, Teluknaga, dan Pakuhaji. Bantuan yang diberikan meliputi Kartu Keluarga (KK) dan KTP, bantuan sosial tunai dari Dinas Sosial, enam unit kursi roda, kaki palsu, bantuan beras cadangan pangan pemerintah, peralatan produksi tempe, bantuan usaha, hingga santunan BPJS Ketenagakerjaan.

Sebanyak 52 penyandang disabilitas menerima bantuan tersebut. Menurut Maesyal, program serupa akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

“Untuk saat ini bantuan diberikan kepada 52 orang. Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lain hingga menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga memprioritaskan perlindungan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas. Seluruh penerima dipastikan mendapatkan akses jaminan kesehatan, sementara kelompok usaha memperoleh bantuan peralatan dan akses permodalan tanpa bunga.

“Fokus utama kami adalah memastikan mereka memperoleh jaminan kesehatan. Selain itu, kami membantu kelompok usaha dengan peralatan dan akses permodalan agar mereka dapat menjalankan usaha secara mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga,” jelasnya.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan peserta, Maesyal memastikan pemerintah daerah akan menindaklanjuti setiap usulan sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimiliki.

Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap penyandang disabilitas dan tidak memberikan perlakuan berbeda.

“Mari bersama-sama memberikan perhatian dan dukungan kepada penyandang disabilitas. Mereka memiliki hak, kesempatan, dan kedudukan yang sama sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan