Tangerang, Semartara.News — Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Baitul Falah, Perum Griya Artha Rajeg, Kecamatan Rajeg, Sabtu malam (27/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama masyarakat sebagai momentum memperkuat keimanan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dengan meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat akhlak, serta membangun kepedulian terhadap sesama.
“Mari kita manfaatkan kegiatan ini sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperkuat akhlak, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Menurutnya, Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, melainkan kesempatan untuk terus memperbaiki diri melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, memperkuat ketahanan keluarga, dan membangun lingkungan yang religius, aman, nyaman, serta harmonis.
“Momentum Tahun Baru Islam harus menjadi kesempatan bagi kita semua untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, serta membangun lingkungan yang religius, aman, nyaman, dan harmonis,” katanya.
Selain mengikuti rangkaian tabligh akbar, Bupati Tangerang juga menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu. Ia menyempatkan berdialog dan memberikan motivasi kepada anak-anak agar terus semangat belajar, beribadah, serta memiliki cita-cita yang tinggi.
“Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah berhenti bermimpi. Insya Allah pemerintah daerah akan terus hadir memberikan perhatian dan dukungan bagi generasi muda Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.
Bupati Maesyal Rasyid turut mengapresiasi panitia, tokoh agama, para donatur, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, Tabligh Akbar dan santunan anak yatim menjadi wujud nyata syiar Islam yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, masyarakat, dan para donatur yang terus berkontribusi memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan, serta kepedulian sosial melalui kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)







