Usai POPDA 2026, Pemkab Tangerang Evaluasi Total Seluruh Cabor Demi Prestasi Lebih Tinggi

Pemkab Tangerang akan mengevaluasi seluruh cabang olahraga pasca-POPDA 2026 untuk meningkatkan prestasi atlet pelajar.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid berbincang dengan para atlet pelajar usai penutupan POPDA XII Banten 2026 di Stadion Geger Cilegon. Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh cabang olahraga sebagai langkah meningkatkan prestasi pada ajang mendatang. (Foto: Ist)

Cilegon, Semartara.News — Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh cabang olahraga (cabor) usai berakhirnya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus mendongkrak prestasi pada ajang olahraga mendatang.

Meski berhasil mencatatkan capaian membanggakan dengan meraih 167 medali yang terdiri dari 50 emas, 56 perak, dan 61 perunggu, Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan tidak ingin berpuas diri. Evaluasi akan dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, serta kebutuhan pembinaan di setiap cabang olahraga.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, hasil POPDA 2026 menjadi bahan penting untuk menyusun strategi peningkatan prestasi atlet pelajar ke depan. Menurutnya, setiap cabang olahraga perlu mendapatkan perhatian yang proporsional agar mampu berkembang secara optimal.

“Kita akan melakukan evaluasi terhadap seluruh cabang olahraga. Apa yang sudah baik akan kita pertahankan, sedangkan yang masih perlu ditingkatkan akan menjadi fokus pembinaan ke depan,” ujar Maesyal saat menghadiri penutupan POPDA XII Banten di Stadion Geger Cilegon, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, evaluasi tidak hanya mencakup hasil pertandingan, tetapi juga menyentuh aspek pembinaan atlet, kesiapan pelatih, sarana latihan, hingga dukungan program yang diberikan kepada masing-masing cabang olahraga.

Menurut Maesyal, pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan agar atlet pelajar Kabupaten Tangerang mampu bersaing pada berbagai ajang, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten maupun POPDA berikutnya.

Di hadapan para atlet, ia juga memberikan motivasi agar tidak cepat merasa puas dengan prestasi yang telah diraih. Sebaliknya, bagi atlet yang belum berhasil mencapai target, ia meminta agar tetap menjadikan pengalaman bertanding sebagai bekal untuk berkembang.

“Harus tetap semangat, jangan kecil hati. Perjalanan masih panjang. Kesempatan untuk terus berlatih dan meraih prestasi masih terbuka lebar,” katanya.

Lebih lanjut, Maesyal menilai capaian para atlet pelajar pada POPDA 2026 menunjukkan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Tangerang dalam dunia olahraga. Karena itu, hasil yang telah diraih harus menjadi pijakan untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.

Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjut dia, akan terus memperkuat kolaborasi dengan sekolah, organisasi olahraga, pelatih, serta berbagai pihak terkait guna menciptakan sistem pembinaan yang semakin efektif dan berkelanjutan.

“Target kita bukan hanya mempertahankan prestasi, tetapi meningkatkannya. Dengan evaluasi yang tepat dan pembinaan yang berkesinambungan, saya yakin atlet-atlet Kabupaten Tangerang mampu meraih hasil yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan