Viral Pria di Tangerang Siram Cairan hingga Kena Pengendara, Polisi Dalami Motif dan Jenis Cairan

Video pria menyiram cairan hingga mengenai pengendara di Tangerang viral. Polisi menyelidiki motif dan jenis cairan yang digunakan.
Sejumlah warga memberikan keterangan kepada polisi terkait video viral penyiraman cairan ke jalan di Pasar Kemis. Polisi mendalami motif pelaku serta jenis cairan yang digunakan dalam peristiwa tersebut. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria menyiramkan cairan ke badan jalan di kawasan Pondok Makmur, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial. Aksi tersebut menjadi perhatian publik karena cairan yang disiramkan diduga mengenai warga dan pengendara yang sedang melintas.

Beredarnya video tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat. Banyak warganet mempertanyakan alasan di balik tindakan pria tersebut, termasuk jenis cairan yang digunakan saat penyiraman dilakukan.

Menanggapi viralnya video itu, Polsek Pasar Kemis memastikan telah melakukan penanganan dan saat ini masih mendalami seluruh aspek terkait peristiwa tersebut. Polisi tidak hanya menyelidiki kronologi kejadian, tetapi juga berupaya mengungkap motif di balik aksi penyiraman yang menjadi sorotan publik.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi mengatakan, pihaknya telah memanggil pria berinisial A (42) yang diduga melakukan penyiraman, bersama sejumlah warga dan perangkat lingkungan setempat untuk dimintai keterangan.

Menurut Humaedi, pertemuan tersebut sebenarnya telah dilakukan pada April lalu sebagai upaya menyelesaikan persoalan yang sempat menimbulkan keresahan warga. Dalam mediasi itu, seluruh pihak sepakat agar aktivitas penyiraman tidak kembali dilakukan.

Namun, setelah video terbaru beredar luas di media sosial, polisi kembali melakukan pendalaman guna memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mendalami motif penyiraman dan jenis cairan yang digunakan,” kata Humaedi, Selasa (2/6/2026).

Selain itu, polisi juga menelusuri dampak yang ditimbulkan akibat aksi tersebut, termasuk dugaan cairan yang mengenai warga maupun pengguna jalan. Keterangan saksi dan pihak terkait terus dikumpulkan untuk memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi.

Dalam perkembangan terbaru, kasus tersebut juga memicu perselisihan antara sejumlah warga dan A. Bahkan, A mengaku mengalami tindakan kekerasan dan telah membuat laporan resmi ke Polsek Pasar Kemis.

Humaedi menegaskan, seluruh laporan dan informasi yang masuk akan ditangani secara profesional. Ia meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun mengambil tindakan sendiri selama proses penyelidikan berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Semua fakta akan kami dalami untuk mendapatkan gambaran yang utuh,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan guna mengungkap secara lengkap penyebab serta rangkaian kejadian yang membuat video tersebut viral di media sosial. (*)

Tinggalkan Balasan