Pemkot Tangsel Rencanakan Relokasi Sekolah Demi Perluasan RSU Serpong Utara

Pemkot Tangsel rencanakan relokasi SD Pakulonan untuk mendukung perluasan RSU Serpong Utara dan penataan kawasan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menjelaskan rencana relokasi sekolah sebagai bagian dari strategi perluasan RSU Serpong Utara dan penataan kawasan. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merencanakan relokasi sejumlah sekolah sebagai bagian dari strategi perluasan RSU Serpong Utara (Serut). Langkah ini dilakukan untuk mendukung penataan kawasan sekaligus menambah kapasitas lahan rumah sakit.

Rencana tersebut mencakup relokasi SD Pakulonan 2 yang akan digabungkan dengan SD Pakulonan 1 dan SD Paku Alam. Selain itu, penataan juga menyasar Kantor Kelurahan Pakulonan yang saat ini masih berada di sekitar area pengembangan.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan yang semakin dibutuhkan masyarakat.

“Dengan penataan ini, kita berharap pengembangan rumah sakit bisa berjalan optimal tanpa mengurangi fungsi layanan publik lainnya,” ujar Benyamin, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, langkah relokasi dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas tata ruang serta keberlanjutan layanan pendidikan di wilayah tersebut. Pemerintah memastikan proses penggabungan sekolah tetap memperhatikan kenyamanan dan kebutuhan siswa.

Di sisi lain, Pemkot Tangsel juga tengah membahas pemanfaatan lahan pengganti yang ditawarkan oleh pihak pengembang untuk relokasi fasilitas yang terdampak.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Tangsel, Hadi Widodo, mengungkapkan bahwa saat ini prosesnya masih dalam tahap penjajakan, termasuk terkait skema penyerahan aset dari pengembang kepada pemerintah daerah.

“Ini masih rencana, belum final. Kita masih kaji berbagai opsi, termasuk lokasi dan mekanisme penyerahan asetnya,” jelas Hadi.

Jika seluruh rencana terealisasi, perluasan RSU Serpong Utara diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan sekaligus menciptakan penataan kawasan yang lebih terintegrasi di wilayah Pakulonan dan sekitarnya. (*)

Tinggalkan Balasan