PERUMDAM TKR Pastikan Air Pelanggan Aman Meski Sungai Cisadane Terdampak Pencemaran

PERUMDAM TKR memastikan kualitas air pelanggan tetap aman meski Sungai Cisadane tercemar melalui pengolahan dan uji laboratorium ketat.
Petugas laboratorium PERUMDAM TKR melakukan pengujian kualitas air untuk memastikan air yang didistribusikan kepada pelanggan tetap aman dan memenuhi standar kesehatan. (Foto: Dok. Perumdam TKR untuk Tangerangdaily)

Tangerang, Semartara.News — PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang memastikan air bersih yang diterima pelanggan tetap aman dan layak digunakan, meskipun Sungai Cisadane sebagai sumber air baku terindikasi terdampak pencemaran.

PERUMDAM TKR menegaskan bahwa kondisi pencemaran tersebut tidak berdampak pada kualitas air olahan yang didistribusikan kepada masyarakat. Hal ini karena seluruh air telah melalui proses pengolahan berlapis serta pengujian kualitas yang ketat sebelum disalurkan ke pelanggan.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, PERUMDAM TKR secara rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air baku di Sungai Cisadane dan melakukan pengurasan di sejumlah titik instalasi pengolahan guna menjaga stabilitas dan mutu air.

Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar, menjelaskan bahwa setiap air yang diproduksi telah melewati berbagai tahapan pengolahan dan proses quality control sesuai standar yang ditetapkan.

“Kami juga secara berkala melakukan pengujian kualitas air di Laboratorium PERUMDAM TKR yang telah menerapkan standar ISO 17025:2017 dan terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor LP-763-IDN,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium tersebut, kualitas air dinyatakan memenuhi standar dan aman digunakan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap kualitas air bersih yang diterima.

PERUMDAM TKR kembali menegaskan bahwa air baku dan air olahan merupakan dua hal yang berbeda. Air baku dari sungai akan melalui serangkaian proses pengolahan serta pengujian kualitas sebelum didistribusikan, sehingga air yang diterima pelanggan tetap layak dan sesuai standar kesehatan. (*)

Tinggalkan Balasan