Kota Tangsel, Semartara.News — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan pembangunan rumah singgah baru guna meningkatkan kapasitas pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Proyek tersebut ditargetkan dapat direalisasikan pada 2027.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Tangsel, Carsono, mengatakan usulan pembangunan rumah singgah baru telah disampaikan kepada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.
“Harapan kami, rumah singgah yang lebih ideal bisa segera dibangun. Usulan sudah disampaikan, semoga 2027 dapat terealisasi,” ujar Carsono saat ditemui, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, rumah singgah baru direncanakan berdiri di kawasan Kampung Dadap, Serpong. Lokasi tersebut dipilih setelah dilakukan survei bersama tim aset Pemkot Tangsel.
Menurut Carsono, pembangunan fasilitas baru dibutuhkan karena rumah singgah yang ada saat ini masih memiliki keterbatasan kapasitas dan belum berdiri secara kelembagaan.
“Rencananya dalam satu kawasan, rumah singgah sekaligus kantor UPTD. Jadi lebih terstruktur dan tidak bercampur seperti sekarang,” katanya.
Selain pembangunan fisik, Dinsos Tangsel juga tengah memproses pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) khusus rumah singgah. Saat ini pembahasan sedang berlangsung di bagian organisasi sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya.
“Saat ini memang belum ada UPTD-nya. Karena itu kami berjalan paralel, selain menyusun UPTD, juga mengusulkan pembangunan fisiknya,” jelasnya.
Rumah singgah berfungsi sebagai tempat penampungan sementara bagi warga terlantar, tunawisma, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), maupun masyarakat lain yang membutuhkan penanganan sosial darurat.
Di lokasi tersebut, penghuni akan menjalani proses identifikasi dan verifikasi selama masa tinggal maksimal 14 hari, sebelum dipulangkan kepada keluarga atau dikoordinasikan dengan daerah asal.
Carsono berharap pembangunan rumah singgah baru dapat memperkuat pelayanan sosial di Tangsel sekaligus menghadirkan fasilitas yang lebih layak, aman, dan representatif bagi para penghuni.
“Kalau fasilitasnya lebih baik, tentu pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin maksimal,” pungkasnya. (*)







