Tangerang, Semartara.News — Penghargaan yang diterima sejumlah pejabat dan tokoh Kabupaten Tangerang dalam Malam Anugerah Tangerang Pos Awards 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri acara yang digelar di Grand El Hajj, Kota Tangerang, Jumat malam (16/10/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten.
Dalam ajang tersebut, sejumlah pejabat Kabupaten Tangerang menerima penghargaan atas kontribusi mereka di berbagai bidang. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meraih kategori The Best Responsive Leadership atas respons cepat terhadap pengaduan masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Hj. Risma Maesyal Rasyid, menerima penghargaan kategori Family Strength Leadership atas kontribusinya dalam penguatan fondasi keluarga. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, memperoleh penghargaan kategori Humanitarian Aid and Disaster Response.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Kelapa Dua, Dwi Chandra Budiman, meraih kategori Exemplary and Innovative Civil Servant atas keterbukaan informasi publik dan optimalisasi media sosial. Adapun Wabup Intan menerima penghargaan kategori Women Public Policy Leadership atas kebijakan publik di bidang pencegahan kekerasan seksual dan penanganan stunting.
Intan mengatakan, penghargaan yang diterima para tokoh dan pemangku kepentingan tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Apresiasi kepada para tokoh dan pemangku kepentingan di Kabupaten Tangerang yang kami terima ini tentunya menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dan besar manfaatnya,” ujar Intan.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, tetapi perlu membangun sinergi dengan akademisi, dunia usaha, komunitas, media, serta seluruh elemen masyarakat.
“Untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing membutuhkan sinergi dan kolaborasi. Pemerintah tidak bisa sendiri, butuh partner kerja bersama dari pihak akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali,” tandasnya.
Selain mendorong kolaborasi pembangunan, Intan mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan literasi digital agar masyarakat semakin bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Ia berharap, Tangerang Pos Awards 2026 dapat memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan sekaligus mendorong lahirnya inovasi dan kontribusi berkelanjutan bagi kemajuan Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten. (*)







