Muscab Serentak, PAN Kota Cirebon Bidik Enam Kursi DPRD pada Pemilu 2029

PAN Kota Cirebon menargetkan enam kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui Muscab serentak dan penguatan mesin partai.
Pengurus DPD PAN Kota Cirebon bersama jajaran DPC se-Kota Cirebon berfoto usai pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di Hotel Grand Dian, Sabtu (18/7/2026). Muscab menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penetapan target perolehan enam kursi DPRD Kota Cirebon pada Pemilu 2029. (Foto: Ist)

Cirebon, Semartara.News — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cirebon menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak bagi seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Cirebon di Hotel Grand Dian, Sabtu (18/7/2026). Agenda tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus langkah awal menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029.

Pengurus DPW PAN Jawa Barat, Dani Mardani, mengatakan Muscab diikuti DPC dari lima kecamatan di Kota Cirebon. Dalam forum tersebut, masing-masing DPC menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2020–2025, menetapkan calon ketua dan anggota formatur, serta menyusun rekomendasi organisasi yang selanjutnya akan dibahas dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

“Momentum Muscab ini menjadi titik kebangkitan PAN untuk menghadapi kontestasi politik ke depan,” kata Dani.

Melalui forum tersebut, PAN Kota Cirebon juga menetapkan target perolehan enam kursi DPRD Kota Cirebon pada Pemilu 2029. Target itu meningkat dua kali lipat dibandingkan hasil yang diraih pada pemilu sebelumnya.

Menurut Dani, PAN mengusung strategi satu daerah pemilihan (dapil) satu kursi, bahkan menargetkan satu dapil mampu menyumbang dua kursi.

“Kita punya semangat satu daerah pemilihan satu kursi. Targetnya enam kursi, bahkan ada satu dapil yang kami nilai berpeluang memperoleh dua kursi,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, PAN tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan calon legislatif, tetapi memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting, rayon, dan subrayon. Selain itu, partai juga mengoptimalkan peran relawan, baik yang dibentuk oleh partai maupun para calon legislatif.

“Kalau dulu kekuatan lebih banyak bertumpu pada caleg, sekarang kita memperkuat mesin partai sampai ke tingkat bawah. Ditambah lagi dukungan relawan yang menjadi kekuatan baru,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN kini memberikan perhatian lebih besar terhadap penguatan basis partai di tingkat DPRD kabupaten/kota dan DPRD provinsi. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat strategi pemenangan, termasuk dari aspek logistik dan konsolidasi organisasi.

Selain memperkuat mesin partai, PAN juga mulai mempersiapkan sejumlah figur baru untuk menghadapi Pemilu 2029, khususnya di Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII. Salah satu nama yang mencuat adalah selebritas Rizky Billar yang disebut-sebut berpeluang maju sebagai calon legislatif dari dapil tersebut. Namun, hingga saat ini PAN belum mengumumkan secara resmi terkait pencalonan yang bersangkutan. (Hijar/Red)

Tinggalkan Balasan