Kota Tangsel, Semartara.News – Kolaborasi dunia industri dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) menjadi kekuatan utama dalam penyelenggaraan Nilfest (Nilmatan Festival) 2026 yang digelar SMK Negeri 5 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), 29–30 April. Sinergi tersebut dinilai menjadi jalan sukses bagi siswa untuk memasuki dunia kerja setelah lulus.
Melalui kegiatan ini, SMKN 5 Tangsel menghadirkan berbagai perusahaan mitra serta tujuh LPK yang membuka akses pelatihan dan penempatan kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menyiapkan lulusan yang siap kerja dan memiliki daya saing tinggi.
Kepala SMKN 5 Tangsel, Rohmani Yusuf, mengatakan keberhasilan lulusan tidak bisa dicapai sekolah sendirian, melainkan membutuhkan dukungan dunia usaha dan lembaga pelatihan yang memahami kebutuhan industri saat ini.
“Karena itu kami bangun kolaborasi dengan perusahaan dan LPK. Tujuannya agar siswa mendapatkan jalur yang jelas setelah lulus, baik bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, kerja sama tersebut telah membuahkan hasil. Sejumlah lulusan SMKN 5 Tangsel telah bekerja di berbagai perusahaan, termasuk di luar negeri seperti Jepang. Bahkan, ada siswa yang saat ini sedang dipersiapkan untuk pemberangkatan kerja ke luar negeri.
Selain menghadirkan job fair, Nilfest 2026 juga diramaikan Edu Fair yang diikuti sejumlah perguruan tinggi swasta. Kegiatan ini memberikan pilihan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Tak hanya itu, Market Day juga menjadi bagian dari rangkaian acara. Melalui kegiatan tersebut, siswa diberi ruang untuk mempraktikkan keterampilan kewirausahaan dengan menjual produk hasil kreativitas mereka secara langsung kepada pengunjung.
Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten, Teguh Setiawan, mengapresiasi konsep Nilfest 2026 yang menggabungkan pendidikan, pelatihan, dan dunia kerja dalam satu kegiatan.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena siswa tidak hanya mendapat teori di sekolah, tetapi juga melihat langsung peluang masa depan mereka. Ini menjadi contoh kolaborasi yang harus diperkuat,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara sekolah, industri, dan lembaga pelatihan sangat penting untuk menekan angka pengangguran lulusan SMK serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Melalui Nilfest 2026, SMKN 5 Tangsel menegaskan komitmennya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang terhubung dengan kebutuhan industri, sehingga siswa memiliki jalan sukses yang lebih terbuka setelah lulus. (*)







