Kepengurusan Baru Pramuka Kabupaten Tangerang Resmi Dikukuhkan, Pembinaan Pelajar Jadi Prioritas

Kepengurusan baru Pramuka Kabupaten Tangerang memprioritaskan pembinaan pelajar melalui program kepramukaan di berbagai jenjang pendidikan.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengikuti rangkaian upacara pelantikan pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna Kwarcab Kitri Bakti, Curug, Rabu (28/10/2026). Kepengurusan baru diharapkan memperkuat pembinaan karakter, kedisiplinan, dan keterampilan pelajar melalui kegiatan kepramukaan. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Pembinaan pelajar menjadi salah satu fokus utama kepengurusan baru Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui kegiatan kepramukaan di berbagai jenjang pendidikan.

Komitmen itu mengemuka dalam upacara pelantikan pengurus Kwarcab, Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK), dan Badan Kelengkapan yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kwarcab Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu (28/10/2026).

Pelantikan tersebut mencakup Mabicab masa bakti 2025–2030 serta pengurus Kwarcab, LPK, dan Badan Kelengkapan masa bakti 2026–2031. Sebanyak 50 pengurus Kwarcab, LPK, dan Badan Kelengkapan turut dilantik dalam kegiatan tersebut.

Bupati Tangerang sekaligus Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa program kepramukaan perlu menjangkau peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Pembinaan Pramuka Harus Menjangkau Berbagai Jenjang Pendidikan

Maesyal menekankan pentingnya menyusun program yang mampu memperluas jangkauan kegiatan kepramukaan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, pembinaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan dapat ditanamkan kepada generasi muda.

Ia menyebut kegiatan Pramuka perlu menyentuh peserta didik di tingkat SD, SMP, SMA/SMK, madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah aliyah (MA), hingga perguruan tinggi.

“Setelah pelantikan ini, agenda utama adalah segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program satu tahun ke depan dan lima tahun ke depan. Kegiatan kepramukaan harus menyentuh adik-adik di sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/K, MI, MTs, MA, hingga perguruan tinggi,” tegas Maesyal.

Arahan tersebut menjadi landasan bagi pengurus baru untuk merancang kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dengan jangkauan pembinaan yang lebih luas, Pramuka diharapkan dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Rapat Kerja Jadi Langkah Awal Penyusunan Program

Untuk merealisasikan sasaran tersebut, Maesyal meminta jajaran pengurus segera menggelar rapat kerja. Forum itu diperlukan untuk menyusun program prioritas selama satu tahun sekaligus menetapkan arah kebijakan organisasi dalam lima tahun masa bakti.

Penyusunan program diharapkan tidak berhenti pada perencanaan administratif, tetapi juga memperhatikan pelaksanaan kegiatan dan keterlibatan anggota di lapangan.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, Suwaib Amiruddin, turut mengingatkan para pengurus agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pengurus harus berperan aktif dalam menggerakkan organisasi, bukan sekadar menjalankan tugas formal.

“Pengurus bukan cuma sekadar datang dan pulang pada saat rapat. Pengurus harus mengurusi apa yang harus kita tuangkan di dalam rantai organisasi dan membuat kejayaan. Pengurus harus memiliki tanggung jawab, kepemimpinan, dan membantu keluarga besar Pramuka agar roda organisasi berjalan dengan baik,” ujar Suwaib.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya kepemimpinan dan keterlibatan aktif pengurus untuk memastikan program pembinaan dapat berjalan secara konsisten.

Kolaborasi Organisasi Dukung Pembinaan Generasi Muda

Maesyal juga berharap pengurus baru dapat mempertahankan prestasi Kwarcab Kabupaten Tangerang yang telah menyandang predikat Kwartir Cabang Tergiat di Kwarda Banten selama 20 tahun berturut-turut, melalui empat kali penilaian dalam periode lima tahunan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi hingga tingkat Kwartir Ranting (Kwarran) dan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) di setiap kecamatan. Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program kepramukaan sekaligus memperluas jangkauan pembinaan pelajar.

Dengan kepengurusan baru untuk masa bakti 2025–2030 dan 2026–2031 sesuai unsur organisasinya, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang diharapkan mampu memperkuat pembinaan karakter, kedisiplinan, dan keterampilan generasi muda melalui program yang terencana dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan