Jurnalis Donal Husni Masih Hilang Bersama KM Arupadhatu I, Andra Soni dan Benyamin Davnie Datangi Keluarga

Jurnalis Donal Husni masih hilang bersama KM Arupadhatu I. Andra Soni dan Benyamin Davnie temui keluarganya di Tangsel.
Andra Soni dan Benyamin Davnie memberikan dukungan kepada keluarga jurnalis Donal Husni yang hingga kini masih belum ditemukan bersama rombongan KM Arupadhatu I. Dalam pertemuan tersebut, keduanya menyampaikan perkembangan informasi sekaligus memastikan keluarga tetap mendapat pendampingan pemerintah. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News – Jurnalis Donal Husni hingga kini masih belum ditemukan setelah KM Arupadhatu I yang ditumpanginya hilang kontak di perairan Selat Sunda pada 7 September 2026.

Di tengah penantian tersebut, Gubernur Banten Andra Soni didampingi Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mendatangi kediaman keluarga Donal Husni di kawasan Ciater, Serpong, Jumat (25/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan perkembangan terbaru sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga Donal yang masih menunggu kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.

Donal merupakan salah satu dari lima jurnalis yang berada dalam rombongan KM Arupadhatu I. Selain para jurnalis, terdapat tiga awak kapal dalam rombongan tersebut. Mereka berada di kapal untuk menjalankan aktivitas peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau sebelum akhirnya hilang kontak.

Andra mengatakan, pemerintah terus menjaga komunikasi dengan keluarga Donal maupun keluarga tujuh orang lainnya yang berada dalam rombongan tersebut.

“Saya dengan Pak Wali Kota Tangerang Selatan bersilaturahmi kepada istri atau keluarga dari Pak Donal, salah satu kawan-kawan kita dari jurnalis yang sampai hari ini, sejak tanggal 7 September belum ditemukan,” ujar Andra.

Donal Masih Menjadi Bagian dari Pencarian

Hilangnya KM Arupadhatu I memicu operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan. Selama 10 hari, pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah wilayah perairan yang diperkirakan berkaitan dengan jalur pelayaran rombongan.

Namun, hingga operasi SAR resmi dihentikan, keberadaan kapal dan sebagian besar penumpangnya belum ditemukan.

Perkembangan sempat muncul pada 12 September 2026 setelah jenazah tanpa identitas ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Jenazah tersebut kemudian menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri.

Pada 22 September 2026, hasil identifikasi melalui pencocokan DNA memastikan jenazah tersebut merupakan Surakhman, salah satu awak KM Arupadhatu I.

Identifikasi tersebut memberikan kepastian mengenai keberadaan satu anggota rombongan. Namun, Donal Husni bersama enam orang lainnya masih belum ditemukan.

Pemerintah hingga kini tetap melakukan pemantauan dan menindaklanjuti setiap informasi baru yang berpotensi berkaitan dengan keberadaan rombongan KM Arupadhatu I.

Andra Pastikan Informasi Disampaikan kepada Keluarga

Andra Soni mengatakan komunikasi dengan keluarga tetap dilakukan meskipun operasi SAR secara resmi telah dihentikan.

Ia memastikan keluarga akan memperoleh informasi apabila terdapat perkembangan baru dalam proses penelusuran keberadaan rombongan.

“Saya secara langsung waktu di Posko SAR menyampaikan kepada pihak keluarga bahwa setiap perkembangan, setiap informasi terbaru itu akan kami update secara langsung kepada pihak keluarga,” katanya.

Menurut Andra, komunikasi tersebut tidak hanya dilakukan dengan keluarga Donal, tetapi juga dengan keluarga seluruh anggota rombongan KM Arupadhatu I.

“Seluruh keluarga dari delapan orang ini kami masih keep in touch, masih tersambung,” ujarnya.

Bagi keluarga Donal, komunikasi dari pemerintah menjadi bagian penting selama mereka masih menunggu kepastian mengenai keberadaan sang jurnalis.

Benyamin Pastikan Keluarga Tidak Sendirian

Sementara itu, Benyamin Davnie menyampaikan dukungan moril kepada keluarga Donal Husni. Ia memastikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan terus memberikan pendampingan selama proses penanganan kasus tersebut.

“Kami hadir untuk memastikan keluarga Pak Donal tidak menghadapi situasi ini sendirian. Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan terus memberikan pendampingan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten terkait perkembangan pencarian maupun kebutuhan keluarga,” ujar Benyamin.

Pemkot Tangsel juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten apabila terdapat perkembangan terkait keberadaan Donal maupun anggota rombongan lainnya.

Hingga Jumat (25/9/2026), Donal Husni dan enam orang lainnya masih belum ditemukan. Pemerintah memastikan setiap informasi baru akan terus ditindaklanjuti dan disampaikan kepada keluarga.

Sementara itu, keluarga masih menanti kepastian mengenai keberadaan Donal, di tengah harapan agar petunjuk baru dapat ditemukan untuk membuka kembali pencarian rombongan KM Arupadhatu I. (*)

Tinggalkan Balasan