Asep Nurdin Ungkap Langkah Pemkot Tangsel Usai Mukroni Mundur dari Kepala Dispora

Asep Nurdin mengungkap langkah Pemkot Tangsel setelah Mukroni mundur, termasuk penunjukan Ika sebagai Plt Kepala Dispora.
Tubagus Asep Nurdin memberikan keterangan kepada awak media terkait langkah Pemkot Tangsel setelah Mukroni mundur sebagai Kepala Dispora, termasuk penunjukan Ika sebagai Plt. Kepala Dispora. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) langsung mengambil langkah setelah Mukroni mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menunjuk Ika sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dispora untuk memastikan pelaksanaan tugas pemerintahan di lingkungan perangkat daerah tersebut tetap berjalan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin mengatakan, penunjukan Plt. menjadi langkah pemerintah untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan.

Mukroni resmi tidak lagi menjalankan tugas sebagai Kepala Dispora sejak 1 Oktober 2026. Setelah penunjukan Plt., Ika diarahkan untuk segera melakukan konsolidasi dan melanjutkan berbagai agenda yang telah berjalan.

“Bapak Wali Kota sudah mengambil keputusan dan menunjuk Plt. Maka sejak saat itu roda organisasi harus tetap bergerak,” ujar Asep, Jumat (2/10/2026).

Ika Ditunjuk sebagai Plt. Kepala Dispora

Asep menjelaskan, penunjukan Ika sebagai Plt. Kepala Dispora dilakukan agar tugas dan fungsi organisasi tetap berjalan di tengah perubahan kepemimpinan.

Dengan adanya Plt., koordinasi internal di lingkungan Dispora dapat tetap dilakukan, termasuk terhadap agenda dan program yang sebelumnya telah direncanakan.

Asep menegaskan, pergantian pejabat tidak boleh menyebabkan pelayanan publik maupun pekerjaan pemerintahan terhenti.

“Pemerintahan tidak boleh bergantung pada satu orang. Pejabat dapat berganti, tetapi sistem, pelayanan publik, dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Itu prinsip yang kami pegang,” katanya.

Plt. Kepala Dispora juga diminta segera melakukan konsolidasi dengan jajaran internal dan pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh agenda organisasi dapat dilanjutkan.

Pemkot Hormati Keputusan Mukroni

Di sisi lain, Pemkot Tangsel menghormati keputusan Mukroni yang memilih mengundurkan diri dari jabatan Kepala Dispora.

Asep meminta seluruh pihak menghormati keputusan tersebut dan tidak membangun spekulasi di luar informasi resmi yang telah disampaikan pemerintah.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa pengunduran diri Mukroni dilatarbelakangi alasan pribadi. Dalam sejumlah pemberitaan, Mukroni juga menyampaikan keinginannya untuk memprioritaskan kepentingan pribadi, termasuk kesehatan.

“Pak Mukroni telah menyampaikan keputusan beliau kepada pimpinan dan pemerintah menghormatinya. Kita tidak perlu membangun spekulasi di luar fakta yang ada. Di sisi lain, pemerintah berkewajiban memastikan pelayanan dan program tetap berjalan,” ujar Asep.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Mukroni selama menjalankan tugas sebagai Kepala Dispora Tangsel.

“Kita doakan Pak Mukroni selalu diberikan kesehatan dan kemudahan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan tentu menghargai pengabdian dan pekerjaan yang telah beliau lakukan selama ini,” katanya.

Konsolidasi Jadi Langkah Berikutnya

Setelah penunjukan Plt., konsolidasi menjadi salah satu langkah yang ditekankan Pemkot Tangsel. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan setiap program dan pekerjaan Dispora dapat diteruskan tanpa terganggu oleh perubahan kepemimpinan.

Asep mengatakan, organisasi pemerintahan memiliki sistem kerja dan pembagian tugas yang memungkinkan pelayanan tetap berjalan meski terjadi pergantian pejabat.

“Organisasi yang kuat adalah organisasi yang ketika terjadi perubahan mampu melakukan konsolidasi dengan cepat dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan. Pemkot Tangerang Selatan akan bekerja dengan prinsip itu,” tuturnya.

Selain menjaga keberlanjutan tugas organisasi, Pemkot Tangsel juga memastikan agenda besar yang berada dalam lingkup Dispora tetap mendapatkan perhatian. Salah satunya adalah persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15–23 November 2026.

Asep memastikan komunikasi dan koordinasi terkait berbagai agenda tersebut terus dilakukan. Pemerintah juga berkomitmen menyampaikan perkembangan kepada masyarakat berdasarkan informasi resmi dan terverifikasi.

“Kami akan menyampaikan perkembangan secara terbuka berdasarkan fakta. Kalau ada informasi resmi, pemerintah akan menyampaikannya. Sekarang waktunya bekerja, menjaga soliditas, dan memastikan Porprov berjalan sukses,” pungkas Asep. (*)

Tinggalkan Balasan