Kota Tangerang, Semartara.News — Proyek pelebaran badan Jalan Sitanala, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, mulai memasuki tahap pengerjaan. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan ruas jalan tersebut segera masuk ke tahap pengecoran setelah proses pengurukan dan pemadatan tanah rampung.
Tahapan awal proyek ditandai dengan pembongkaran struktur jalan lama oleh petugas di lapangan. Pekerjaan ini menjadi bagian dari proses rekonstruksi sebelum badan jalan yang diperlebar dibangun kembali dengan struktur yang telah disiapkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan pengerjaan di lapangan saat ini berlangsung cukup cepat. Setelah struktur jalan lama dibongkar, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemadatan tanah sebelum memasuki tahap pengecoran.
“Progresnya sudah sangat signifikan. Hari ini sudah mulai pembongkaran struktur jalan yang lama, setelahnya akan dipadatkan tanahnya, baru akan dicor dalam waktu dekat ini,” ujar Taufik, Rabu (26/8/2026).
Pelebaran badan Jalan Sitanala dilakukan sepanjang 252 meter, tepatnya di titik sebelum akses putar balik atau u-turn di Jembatan Simpang Tujuh Kota Tangerang.
Berdasarkan pemantauan terkini, progres pekerjaan diperkirakan telah mendekati 40 persen. Dengan progres tersebut, Pemkot Tangerang optimistis tahapan konstruksi berikutnya dapat segera dilaksanakan setelah pengurukan dan pemadatan tanah diselesaikan dalam beberapa hari ke depan.
“Kalau diperkirakan sudah berjalan cepat hingga menuju 40 persen, tidak lama lagi akan dilebarkan untuk menunjang kelancaran mobilitas kendaraan di Jalan Sitanala yang perannya sendiri sangat strategis sebagai titik bertemu sejumlah jalur utama di Kota Tangerang,” kata Taufik.
Pengerjaan pelebaran Jalan Sitanala menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang meningkatkan kualitas dan kapasitas infrastruktur jalan. Ruas tersebut dinilai strategis karena menjadi salah satu titik yang mendukung pergerakan kendaraan dari sejumlah jalur utama di wilayah Kota Tangerang.
Di sisi lain, Pemkot Tangerang memastikan pengerjaan proyek tidak disertai pemberlakuan rekayasa lalu lintas. Masyarakat tetap dapat melintasi kawasan tersebut selama proses perbaikan berlangsung.
Selain Jalan Sitanala, sejumlah ruas jalan lain juga tengah direkonstruksi Pemkot Tangerang. Di antaranya Jalan Sangego Bayur, Jalan Garuda Batuceper, dan Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari.
Masyarakat dapat memantau perkembangan proyek perbaikan dan rekonstruksi jalan melalui media sosial resmi @tangerangkota dan @dinaspuprkotatangerang.
Dengan dimulainya tahapan konstruksi hingga mendekati 40 persen, Pemkot Tangerang menargetkan pekerjaan pelebaran Jalan Sitanala dapat segera berlanjut ke tahap pengecoran dan kemudian memberikan manfaat bagi kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan tersebut. (*)







