Kota Tangsel, Semartara.News — Serpong Arts & Culture Festival 2026 menjadi salah satu ruang bagi masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel) untuk mengenal, menjaga, dan mengembangkan seni budaya. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Tangsel mendorong agar nilai-nilai budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Festival yang digelar di Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, Minggu (2/8/2026), menghadirkan berbagai aktivitas seni dan budaya yang melibatkan masyarakat serta komunitas kreatif. Kegiatan ini menjadi wadah pertemuan antara pelaku seni, generasi muda, dan masyarakat dalam memperkuat kecintaan terhadap budaya.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, budaya memiliki nilai penting sebagai bagian dari identitas daerah. Menurutnya, seni tradisional harus terus diperkenalkan agar tetap relevan dan dapat diterima oleh berbagai generasi.
Benyamin menilai perkembangan zaman tidak harus menjadi ancaman bagi keberlangsungan budaya. Sebaliknya, seni dapat terus berkembang dengan melakukan adaptasi tanpa meninggalkan nilai dan karakter aslinya.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Serpong Arts & Culture Festival 2026 ini. Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat bahwa budaya mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai jati dirinya,” ujar Benyamin.
Ia menjelaskan, festival budaya menjadi salah satu cara untuk menjaga keberadaan seni tradisional sekaligus memperluas ruang apresiasi bagi para seniman. Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat dapat lebih dekat dengan berbagai bentuk ekspresi budaya yang menjadi bagian dari kekayaan daerah.
Selain menjadi sarana hiburan, Serpong Arts & Culture Festival 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya. Keterlibatan anak muda dinilai penting agar seni tradisional tidak hanya dikenal sebagai warisan masa lalu, tetapi juga dapat berkembang sesuai dengan kondisi saat ini.
Benyamin berharap kegiatan budaya di Kota Tangerang Selatan dapat terus mendapat dukungan dan dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, serta masyarakat.
Menurutnya, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama agar nilai-nilai seni tetap terjaga dan menjadi bagian dari identitas Kota Tangerang Selatan.
“Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat terus menjaga dan mengembangkan seni budaya sebagai bagian dari karakter Kota Tangerang Selatan,” katanya. (*)







