Tangerang, Semartara.News – Material sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas fasilitas pendidikan di Kabupaten Tangerang. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PLTU Lontar menggunakan material fly ash dan bottom ash (FABA) dalam renovasi sejumlah fasilitas sekolah.
Pemanfaatan FABA tersebut diwujudkan melalui renovasi SDN Lontar 2 dan SDN Klebet 1, Kecamatan Kemiri. Fasilitas pendidikan hasil renovasi itu resmi digunakan setelah diresmikan oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Rabu (22/7/2026).
Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen PLTU Lontar dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar, tidak hanya melalui penyediaan energi, tetapi juga melalui kontribusi di bidang sosial dan lingkungan.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi langkah PLTU Lontar yang memanfaatkan material FABA untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah melalui program CSR menjadi langkah positif dalam mempercepat peningkatan kualitas sarana dan prasarana publik.
“Hari ini kita meresmikan hasil renovasi di SDN Lontar 2 dan SDN Klebet 1. Total ada lima unit yang dibangun, empat unit di SDN Lontar 2 dan satu unit di SDN Klebet 1. Ini merupakan wujud nyata tanggung jawab perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia mengatakan, Pemkab Tangerang akan terus mendorong berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Bupati juga berharap program CSR PLTU Lontar dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Kecamatan Kemiri maupun wilayah lainnya.
“Kami berharap kerja sama ini dapat diperluas, tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga program bedah rumah, kesehatan, dan program sosial lainnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dili Windu Rezeki Sugandi, menjelaskan bahwa melalui program CSR PLTU Lontar, SDN Lontar 2 mendapatkan renovasi tiga ruang kelas, satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta satu fasilitas sanitasi.
Adapun SDN Klebet 1 sebelumnya telah mendapatkan renovasi satu ruang kelas sejak Desember 2025.
“Perbaikan di SDN Lontar 2 dilaksanakan mulai Maret hingga Juli 2026. Alhamdulillah seluruh pekerjaan telah selesai dan hari ini dapat diresmikan. Kami menyampaikan terima kasih kepada PLTU Lontar atas dukungan yang diberikan dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Tangerang,” ucapnya.
Melalui pemanfaatan FABA dalam pembangunan fasilitas pendidikan, PLTU Lontar menunjukkan bahwa material sisa industri dapat diolah menjadi bagian dari solusi pembangunan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. (*)







