Tangerang, Semartara News — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang akurat kepada petugas pendata.
Pernyataan tersebut disampaikan Maesyal saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Selasa (23/6/2026).
Menurut Maesyal, data yang akurat dan berkualitas merupakan fondasi utama dalam merumuskan berbagai program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, keberhasilan pelaksanaan sensus ekonomi menjadi kepentingan bersama, bukan hanya tanggung jawab BPS.
“Data yang akurat dan berkualitas ini menjadi fondasi utama penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Keberhasilan sensus ini bukan hanya tanggung jawab BPS, tapi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah,” ujar Maesyal.
Ia menjelaskan, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Data tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendorong investasi, membuka peluang usaha baru, memperkuat sektor ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Maesyal juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Seluruh perangkat daerah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan, desa hingga RT dan RW akan dilibatkan guna membantu kelancaran proses pendataan.
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, desa hingga RT dan RW akan kami libatkan untuk membantu menyukseskan pendataan ini agar berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas,” katanya.
Lebih lanjut, Maesyal mengajak para pelaku usaha dan masyarakat untuk memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus. Menurutnya, kualitas data yang diperoleh akan sangat menentukan kualitas kebijakan yang dihasilkan pemerintah.
“Semakin baik data yang kita miliki, maka semakin tepat pula kebijakan yang akan dirumuskan untuk kemajuan daerah,” imbuhnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik selama proses pendataan berlangsung. Dengan dukungan seluruh pihak, Pemkab Tangerang optimistis Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang komprehensif sebagai landasan pembangunan daerah yang lebih maju, kompetitif, dan berdaya saing. (*)







