Kota Tangsel, Semartara.News – Peran kader PKK di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini tidak lagi sebatas menjalankan program pemberdayaan keluarga di lingkungan masing-masing. Melalui aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma, para kader menjadi ujung tombak penyediaan data warga secara real time yang mendukung berbagai kebijakan pemerintah daerah.
Digitalisasi yang diterapkan Pemerintah Kota Tangsel tersebut memungkinkan berbagai informasi mengenai kondisi masyarakat diperbarui secara berkala langsung dari tingkat dasawisma. Data yang dihimpun mencakup kondisi keluarga, kesehatan ibu dan anak, angka stunting, hingga potensi usaha mikro yang berkembang di lingkungan warga.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, TB Asep Nurdin, mengatakan keberadaan E-PKK dan E-Dasawisma menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem Satu Data Tangsel.
“Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma ini bukan sekadar alat bantu administrasi digital, melainkan pilar penting dalam memperkuat ekosistem Satu Data Tangsel. Melalui sistem ini, kader di lapangan mampu menyuplai data riil secara real time yang dapat digunakan pemerintah dalam menyusun kebijakan berbasis data,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).
Menurut Asep, data yang dikumpulkan kader menjadi fondasi penting bagi pemerintah daerah dalam membaca kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan akurat. Dengan sistem digital, proses pengumpulan dan pengolahan data tidak lagi bergantung pada laporan manual yang membutuhkan waktu lebih lama.
Informasi yang diperoleh dari kader kemudian diintegrasikan ke dalam sistem pemerintah daerah dan diolah menjadi dashboard analitik yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai organisasi perangkat daerah sesuai kebutuhan masing-masing.
Keberhasilan implementasi sistem tersebut menarik perhatian Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, yang melakukan kunjungan studi tiru ke Kota Tangsel. Daerah yang menjadi salah satu penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) itu ingin mempelajari tata kelola administrasi PKK berbasis digital yang telah diterapkan di Tangsel.
Ketua TP PKK Kota Tangsel, Tini Indrayanthi Benyamin, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai momentum berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antardaerah.
Ia menjelaskan, aplikasi E-PKK yang dapat diakses melalui perangkat seluler membantu proses pemantauan program hingga tingkat dasawisma secara lebih transparan dan terukur.
Sementara itu, Sekretaris TP PKK Kabupaten Paser, Yola Yusuf, mengungkapkan bahwa sebagian besar sistem administrasi PKK di daerahnya masih dilakukan secara manual. Karena itu, pihaknya ingin mempelajari langsung sistem yang digunakan Tangsel agar dapat menjadi referensi dalam pengembangan layanan berbasis digital di Kabupaten Paser.
Melalui peran aktif kader dan dukungan teknologi informasi, Pemkot Tangsel terus mendorong pemanfaatan data yang akurat sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat. (*)







