Kota Tangsel, Semartara.News – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengembangkan layanan transportasi sekolah gratis yang tidak hanya menyasar pelajar umum, tetapi juga anak berkebutuhan khusus (ABK) sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan yang inklusif.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan bahwa pengembangan layanan ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh peserta didik mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Saat ini, Pemkot Tangsel telah mengoperasikan layanan khusus bagi ABK dengan dua unit bus besar dan satu armada Hiace. Layanan tersebut digunakan untuk mengantar dan menjemput siswa Sekolah Khusus Hebat (SKH) dari berbagai wilayah di Tangsel secara gratis.
“Layanan ini kami siapkan khusus agar anak-anak berkebutuhan khusus juga mendapatkan fasilitas transportasi yang layak dan aman,” ujar Pilar.
Selain layanan khusus ABK, Pemkot Tangsel juga terus memperluas jangkauan bus sekolah gratis untuk pelajar umum yang telah melayani puluhan ribu penumpang setiap tahun.
Pilar menegaskan, program transportasi sekolah ini tidak hanya bertujuan meringankan beban biaya orang tua, tetapi juga mendorong pemerataan akses pendidikan tanpa diskriminasi.
Menurutnya, keberadaan layanan ini juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan serta menekan emisi kendaraan pribadi yang digunakan untuk mengantar anak ke sekolah.
Ke depan, Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus menambah armada dan memperluas rute layanan, termasuk melalui dukungan pemerintah pusat maupun alternatif pengadaan lainnya.
“Harapannya, layanan ini bisa semakin luas dan benar-benar menjangkau seluruh lapisan pelajar di Tangsel, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” pungkasnya. (*)







