Tangerang, Semartara.News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) wilayah Banten melakukan kolaborasi dalam penataan jaringan kabel udara dengan sistem kabel tanam bawah tanah. Program ini menargetkan penertiban di 15 ruas jalan yang selama ini dipenuhi kabel semrawut.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemkab Tangerang dalam menata ruang kota agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Selain aspek estetika, penataan ini juga ditujukan untuk mengurangi risiko gangguan dan potensi bahaya dari kabel udara yang tidak tertata.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Apjatel merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri telekomunikasi dalam membangun infrastruktur yang lebih modern.
“Penataan ini tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama semua pihak agar ruang publik kita lebih tertib dan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Apjatel Banten, Noviana, menyampaikan bahwa proyek relokasi kabel ini sepenuhnya didanai oleh pihak swasta atau non-APBD. Hal ini merupakan bentuk komitmen penyelenggara telekomunikasi dalam mendukung penataan infrastruktur perkotaan.
Ia menjelaskan, target 15 ruas jalan tersebut ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Meski menghadapi tantangan seperti kenaikan harga material pipa, pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai rencana.
“Harapannya ke depan tidak ada lagi penggalian berulang untuk kabel telekomunikasi, sehingga infrastruktur lebih efisien dan tertata,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal transformasi tata kota Kabupaten Tangerang menuju kawasan yang lebih modern, rapi, dan berkelanjutan. (*)







