Makasar, Semartara.News — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menegaskan pers tetap dibutuhkan di tengah banjir informasi digital dan perubahan pola konsumsi berita masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat melantik pengurus PWI Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026–2031 di Ballroom Sandeq, Hotel Claro Makassar, Sabtu (17/10/2026).
Akhmad Munir, yang akrab disapa Cak Munir, menilai kemudahan masyarakat dalam memproduksi dan menyebarkan informasi tidak serta-merta menggantikan peran pers profesional. Menurutnya, karya jurnalistik harus tetap mengedepankan fakta, akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab kepada publik.
Ia optimistis pers tidak akan kehilangan relevansinya selama mampu menjaga integritas dan menghasilkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Pers sejatinya hadir menyajikan fakta dengan sejujur-jujurnya, memastikan kebenaran serta keakuratan informasi, dan wartawan wajib menjamin agar karyanya memberi kemanfaatan bagi publik. Seluruh proses itu terikat teguh dalam bingkai kode etik jurnalistik,” tegasnya.
Cak Munir mengingatkan wartawan agar senantiasa mematuhi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas. Ia juga mendorong insan pers untuk meningkatkan keterampilan seiring perkembangan teknologi dan perubahan industri media.
Menurutnya, profesionalisme wartawan perlu berjalan beriringan dengan upaya membangun ekosistem perusahaan pers yang sehat dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan agar pengurus PWI Sulsel menjalankan amanah organisasi secara transparan dan bertanggung jawab. Pertanggungjawaban kepengurusan, katanya, perlu disampaikan kepada seluruh anggota pada akhir masa bakti.
Pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan mengenai susunan pengurus oleh Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto. Selanjutnya, Akhmad Munir melantik Suwardi Thahir bersama jajaran pengurus untuk masa bakti 2026–2031.
Suwardi Thahir Siapkan PWI Sulsel yang Inklusif
Ketua PWI Sulsel, Suwardi Thahir, menyatakan komitmennya membangun organisasi yang solid, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan lanskap media.
Ia menegaskan PWI Sulsel harus menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota sekaligus wadah untuk meningkatkan profesionalisme wartawan dan membuka ruang pengembangan bagi jurnalis muda.
“PWI Sulsel harus hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh anggota. Kita berikhtiar membangun organisasi yang solid, inklusif, dan lincah beradaptasi dengan lompatan teknologi serta dinamika industri media, tanpa sedikit pun mengesampingkan pilar profesionalisme dan kode etik jurnalistik,” ujar Suwardi.
Ia menilai penguatan sumber daya manusia (SDM) pers menjadi kebutuhan penting di tengah semakin kompleksnya tantangan jurnalistik. Karena itu, PWI Sulsel akan mendorong pendidikan, peningkatan kompetensi, dan pembinaan profesi secara berkelanjutan.
Suwardi juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pemberitaan dan kepercayaan publik. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan teknologi harus tetap disertai komitmen terhadap standar etika dan profesionalisme.
Pelantikan pengurus periode 2026–2031, lanjutnya, menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kualitas profesi kewartawanan di Sulawesi Selatan. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Acara pelantikan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, sejumlah kepala daerah, jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, organisasi pers, pimpinan media, serta pemangku kepentingan lainnya.
Susunan Pengurus PWI Sulsel 2026–2031
Berikut susunan pengurus PWI Sulawesi Selatan periode 2026–2031:
– Ketua: Suwardi Thahir
– Wakil Ketua Bidang Organisasi: Mappiar HS
– Wakil Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum: Abdul Razak Arsyad
– Wakil Ketua Bidang Pendidikan: Faisal Syam
– Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan: Ihsan Dj
– Wakil Ketua Bidang Kerja Sama: Ramah Praeska
– Wakil Ketua Bidang Multimedia dan IT: Ardiansyah Bandoe
– Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Aset: Ade Cahyadi
– Sekretaris: Amrullah Basri Gani
– Wakil Sekretaris I: Muh. Akbar
– Wakil Sekretaris II: Megawati Umar
– Bendahara: James Wehantouw
– Wakil Bendahara: Iga Kumarimurti Diwia dan Titiek K
Susunan Dewan Kehormatan PWI Sulsel
– Ketua: M. Dahlan Abubakar
– Sekretaris: FAS Rahmat
– Anggota: Faisal Palapa
– Anggota: Ismail Asnawi
– Anggota: Herry Kontessa
Kepengurusan baru PWI Sulsel diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kompetensi wartawan, serta menjaga independensi dan integritas pers di tengah transformasi industri media.
Kolaborasi antara wartawan senior dan jurnalis muda juga diharapkan mendorong regenerasi organisasi dan melahirkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, serta berorientasi pada kepentingan publik. (*)







